Tuesday, 22 October 2019

Golden Memories Tribute to Rinto Harahap

Rabu, 7 September 2016 — 20:51 WIB
golden-memori

JAKARTA (Pos Kota) – Ada yang menarik pada Golden Memories Indosiar tayangan Rabu (7/10). Episode spesial, jelang final 3 besar. Karena episode spesial ditujukan untuk memberi penghargaan pada musisi bertangan dingin almarhum Rinto Harahap, bertajuk Tribute to Rinto Harahap.

Sesuai tema Tribute to Rinto Harahap, maka lagu-lagu yang dinyanyikan adalah lagu-lagu karya Rinto Harahap. Selain itu juga menampilkan bintang tamu penyanyi orbitan almarhum, seperti Nur Afni Octavia, Betharia Sonata, Tetty Manurung, Nia Daniati, Rita Butar Butar dan lain-lain, termasuk Iis Sugianto yang juga bertindak sebagai juri di setiap episode.

Konser dibuka oleh penampilan finalis trio Melody Sister dari Medan dengan menyanyikan lagu ‘Tangan Tak Sampai’ dan ‘Tentang Cinta’, yang pernah dipopularkan oleh Christine Panjaitan.

Iis Sugianto kemudian menceritakan bahwa banyak sekali kisah percintaannya yang jadi ide bagi Rinto.

“Sekitar tahun 80-an, saat usia saya 19 tahun, banyak kisah percintaan saya yang dijadikan lagu oleh Bang Rinto. Karena kekasih saya itu dekat dengan Bang Rinto. Seperti lagu Sudah Kubilang yang dinyanyikan Christine Panjaitan,” cerita Iis Sugianto.

Dan itu dibenarkan oleh istri Rinto, Lili Kuslolita, yang hadir di Studio 5 Indosiar.

“Itu benar. Kebanyakan lagu-lagu itu memang curhatan. Tapi kayaknya semua lagu diciptakan untuk saya. Salah satunya lagu Katakan Sejujurnya,” tutur Lili.

Selanjutnya, Nur Afni yang juga diorbitkan Rinto Harahap, tak mampu menahan haru saat menyanyikan lagu Bila Kau Seorang Diri. Namun kemudian Nur Afni mampu tampil ceria. Menurut Nur Afni, lagu itu memang tentang dirinya. “Waktu itu Bang Rinto tanya-tanya sama saya. Dan akhirnya lagu itu diciptakan saat dia mancing di laut,” cerita Nur Afni.

Keceriaan makin bertambah saat Betharia Sonata tampil menyanyikan lagu Kau Tercipta Untukku. Bahkan, Betha memperlihatkan keakrabannya dengan Lili Kuslolita. Dikatakan Betha, lagu itu awalnya diciptakan Rinto untuk Iis Sugianto. “Tapi manager saya, bang Jelly Tobing memaksanya untuk diberikan ke saya. Mbak Iis nggak tahu,” cerita Betha.

“Iya saya nggak tahu,” sahut Iis Sugianto

Panggung dimeriahkan oleh Hetty Koes Endang yang ikut menyanyikan karya Rinto, Dingin judulnya. Dan Hetty masih memperlihatkan kualitasnya sebagai macan festival. Hetty juga berhasil mengajak penonton berinteraksi

Tetty Manurung makin membuat suasana bertambah hangat dengan lagu Jangan Sampai Berpisah. Lagu yang menjadi Best Song di Song Festival Nagoya, Jepang. Dan di tengah lagu, seorang penonton pria naik ke panggung memberikan setangkai mawar merah pada Tetty Manurung.

“Mbak Lili, saya merasakan Bang Rinto hadir di sini. Saya merinding,” kata Rita Butar Butar di sela menyanyikan lagu Seandainya Aku Punya Sayap.

Yang tak kalah menarik, dari barisan penonton yang merupakan kelompok ibu-ibu dari berbagai daerah dan instansi itu, ada sekelompok ibu-ibu yang datang dari jauh, Malaysia, dengan nama Makarim Family. Dibarisan penonton juga terlihat mantan Menpora di era Orse Baru, Abdul Ghofur. (Anggara)