Sunday, 15 December 2019

Permudah Pelayanan, Polres Bogor Luncurkan SKCK Online

Jumat, 16 September 2016 — 21:57 WIB
Kapolres Bogor AKBP Andi M Dicky Pastika. (yopi)

Kapolres Bogor AKBP Andi M Dicky Pastika. (yopi)

BOGOR (Pos Kota) – Kemudahan layanan bagi masyarakat terus ditingkatkan Polres Bogor. Setelah sebelumnya meluncurkan SIM online oleh bagian Lalilintas, kini unit Intel meluncurkan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Inovasi dilakukan karena permintaan terus meningkat dari waktu ke waktu. Menurut Kapolres Bogor, AKBP Andi M Dicky Pastika,  inovasi Polres Bogor ini dalam rangka meningkatan pelayanan publik berbasis teknologi informasi.

Selain ini dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam pengurusan  SKCK, yang setiap harinya terus bertsmbah di Polres Bogor. Sistim berbasis IT ini akan segera dilaunching (diluncurkan) pada hari Senin tanggal 19 September 2016.

“Untuk memberikan pelayanan serta kemudahan terhadap masyarakat Kabupaten Bogor, Polres Bogor akan segera meluncurkan inovasi terbaru mengurus SKCK secara online sehingga dapat diakses dimanapun dan kapanpun” Kata AKBP Dicky didampingi Kasat Intelkam Polres Bogor AKP Agustinus Manurung.

Syarat pembuatan SKCK secara online, masyarakat harus memiliki E-KTP yang berdomisili di Kabupaten Bogor. Kalau masyarakat sudah menggunakan layanan SKCK online, maka pemohon dapat layanan yang hemat waktu dan tenaga.

“Karena setelah berkasnya masuk dan selesai diproses, maka pemohon dapat ke Polres Bogor untukengambil. Kemudahan untuk masyarakat menggunakan layanan SKCK online ini hanya dengan “Daftar – Datang – Ambil,”paparnya.

AKBP Dicky menambahkan, pohon dapat mengisi formulir SKCK melalui handphone, gadget, atau komputer di mana saja.  “Cara aksesnya sangat mudah dengan membuka internet dengan mengetik daftarskckonline.com selanjutnya mengisi daftar isian yang sudah disediakan sesuai dengan E-KTP dan selanjutnya pemohon dapat memilih lokasi pengambilan SKCK di polsek atau Polres Bogor,” katanya.

Pemohon mendatangi lokasi pengambilan sesuai dengan pilihan pemohon foto 4X6 sebanyak 2 lembar dengan latar belakang merah membawa E-KTP. Selanjutnya pemohon melakukan perekaman sidik jari dan petugas akan memberikan kartu AK23.

Tahap akhirnya pemohon mendatangi loket SKCK dengan menunjukkan E-KTP serta menyerahkan foto sebanyak 2 lembar serta kartu AK23 dan membayar biaya SKCK sesuai PNBP sebesar Rp 10.000  kepada petugas SKCK. (Yopi/win)