Tuesday, 19 November 2019

Ahok Akhirnya Siap Cuti

Minggu, 18 September 2016 — 0:30 WIB
Ahok usai ikuti sidang di MK (julian)

Ahok usai ikuti sidang di MK (julian)

JAKARTA (Pos Kota) – Gubernur DKI, Basuki Tjahaja (Ahok) akan menyerahkan surat keterangan bersedia cuti ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta.

Surat tersebut akan dibuat sambil menunggu putusan uji materi (judicial review) Undang-undang Pilkada yang tengah diproses di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Itu bukan surat cuti, tapi surat pernyataan. Kami akan bikin. Kami akan tulis surat sambil tunggu MK,” kata Ahok di Balaikota, Sabtu (17/9). Surat keterangan bersedia cuti ini dikatakan Ahok sebagai salah satu syarat yang harus dipenuhi sebagai salah satu calon di Pilkada DKI 2017.

Ketua KPU DKI Jakarta, Sumarno, menyatakan menunggu hasil uji materi. “Sekarang kan Pak Ahok sedang judicial review, ya kami akan tunggu hasilnya seperti apa. Apapun hasilnya, KPU pasti akan menyesuaikan aturan itu,” kata Sumarno.

Sebelum ada hasil keputusan MK, petahana menurut Sumarno mesti menyerahkan surat cuti selama masa kampanye ketika mendaftar ke KPU. Masa kampanye Pilkada DKI dimulai 28 Oktober 2016 – 11 Februari 2017. “Petahana mengajukan cuti selama masa kampanye sampai nanti ada keputusan yang definitif,” kata Sumarno.

PENETAPAN CALON

Surat cuti harus diserahkan pada saat penetapan calon oleh KPU. Sesuai tahapan Pilkada DKI 2017, penetapan calon akan berlangsung tanggal 24 Oktober 2016. Namun, KPU meminta agar saat pendaftaran tanggal 21-23 September 2016, calon petahana tetap menyerahkan surat tetapi dalam bentuk pernyataan bersedia untuk cuti.

Bagi calon petahana yang menolak cuti, akan ada sanksi. “Calon yang tidak mau cuti, kalau dia petahana, itu dia dibatalkan oleh KPU. Jadi cukup berat (sanksinya),” kata Sumarno. (guruh)