Tuesday, 19 November 2019

PDIP Usung Ahok/Djarot di Pilkada DKI 2017

Selasa, 20 September 2016 — 20:45 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat (ist)

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat (ist)

JAKARTA (Pos Kota) – PDIP menjatuhkan pilihan pada Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai bakal calon Gubernur DKI Jakarta pada Pilkada DKI Jakarta 2017. Ia berpasangan dengan Djarot Saiful Hidayat.

“Inilah yang ditunggu-tunggu media, calon gubernur DKI Jakarta bapak Basuki Tjahaja Purnama,” kata Hasto Kristiyanto, Sekertaris Jenderal PDIP, di DPP PDI Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Selasa (20/9/2016) malam. Ucapannya disambut tepuk tangan riuh oleh seluruh kader di ruangan.

“Basuki itu kan keselamatan, cahaya.. Mari kita minta ia kembali pada kittah sesuai namanya,” sambung Hasto usai menyebut nama Ahok.

Selanjutnya Hasto memanggil nama Djarot, sebagai pendamping Ahok. “Wakilnya Djarot. Ia sebelumnya Walikota Blitar. Kepepoporannya mempernaiki perumahan rakyat miskin, cirinya (sebagai) Walikota Blitar termasuk reformasi anggaran,” sambung Hasto.

“Jadi terjawab sudah suapa pasangan cagub dan cawagub DKI,” ujarnya.

Deklarasi ini sekaligus mengakhiri beberapa spekulasi yang timbul beberapa pekan terakhir mengenai arah dukungan PDIP. Sebelum memutuskan kembali mengusung pasangan Ahok-Djarot, beberapa nama masuk bursa calon gubenur, diantaranya walikota Surabaya Tri Rismaharini dan ketua Badan Narkotika Nasional (BNN) Budi Waseso.

Dengan demikian, PDIP bergabung dengan tiga partai politik, Nasdem, Hanura dan Golkar yang sebelumnya sudah mendukung calon gubernur petahana. (ikbal/guruh/yp)