Thursday, 14 November 2019

Jabar dan DKI Berbagi Emas dan Perak Nomor Ganda Putra-putri

Selasa, 27 September 2016 — 10:44 WIB
Logo PON Jawa Barat. (ist)

Logo PON Jawa Barat. (ist)

SUMEDANG (Pos Kota) – Jawa Barat dan DKI Jakarta berbagi medali emas dan perak ganda putra-putri cabang olahraga tenis meja Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016.

Hasil ini muncul setelah terjadi partai “All Jabar Final” di ganda putra dan “All Jakarta Finall” di ganda putri pada partai puncak yang berlangsung di GOR 3 ITB Jatinangor, Sumedang, Jabar.

Duet Yon Mardiono/Dahlan Haruri menambah satu emas bagi setelah mengalahkan rekan satu provinsi mereka M Gilang Maulana/M Bima Abdi Negara di final. Yon/Dahlan menang tiga set langsung 11-7, 11-3, 11-9 dalam pertandingan yang berlangsung tak lebih dari 30 menit itu.

Ganda putri Stella Priska Palit/Desi Ramdanti menambah perbendaharaan emas DKI mengalahkan rekan satu provinsi mereka Mira Fitria/Rina Sintya 3-0 di partai final nomor ganda putri. Dalam pertandingan yang berlangsung tak lebih dari 30 menit itu Stella/Desi menang tiga set langsung 11-5, 11-8, 11-8.

Sukses Yon/Dahlan merupakan emas kedua Jabar setelah sebelumnya berjaya di beregu putra lewat kemengan 3-0 atas juara bertahan Jawa Timur. “Leganya setelah masuk ‘all final Jabar’ kami bermain tetap seperti latihan. Siapa yang menerapkan strategi yang pas, dia yang akan menang,” kata Yon Mardiono usai menerima kalungan medali.

Yon/Dahlan melaju ke final setelah mengalahkan ganda putra Kalimantan Selatan Gilang R./J. Donald 3-0 (11-3, 15-13, 17-15). Sedangkan M Gilang/M Bima dari Jabar lolos ke final setelah menumbangkan pasangan Jatim Ficky/Hussein 3-1 (5-11,11-3, 11-9, 11-7).

M Gilang/M Bima harus berpuas diri dengan medali perak sementara medali perunggu bersama di nomor ganda putra diraih oleh Gilang R/J Doland dan Ficky Supit/Muhammad Hussein.

Bagi DKI, keberhasilan Stella/Desi merupakan emas yang ketiga. “Melawan rekan satu tim itu tegang bercampur seneng, tetapi tetap ‘enjoy’,” kata Desi usai pengalungan medali.

Stella dan Desi mengakui pertandingan terberat di partai ganda putri justru ketika mereka berhadapan dengan ganda putri Jawa Tengah Ceria Nila Sari/Lilis Indriani di semifinal. Stella/Dessi menang degan dalam tiga set 11-8, 11-9, 11-7.

Emas pertama DKI Jakarta dari tenis meja diraih dari nomor beregu putri mengalahkan juara bertahan Jatim 3-2. Sedangkan emas kedua mereka datang dari pasangan David Jacobs/Mira FItria di nomor ganda campuran mengalahkan tim Jabar yang diperkuat Yon Mardiono/Nuni Sugiani dengan skor 3-2. (12-10, 13-11, 3-11, 11-13, 12-14).

“Di nomor tunggal putri besok, saya akan tetap semangat bermain untuk emas walaupun banyak pemain senior,” kata Desi.

Mira/Rina menambah pundi-pundi medali perak bagi DKI. Perunggu bersama di nomor ganda putri diraih oleh Celia Nila Sari/Lilis Indriani dan Christine Ferliana/Silira Rovani dari Jatim.
Jabar mengincar dua medali emas yang tersisa dari nomor tunggal putra dan putri agar menjadi juara umum cabang tenis meja PON XIX untuk menggagalkan ambisi DKI Jakarta yang sudah mengantongi tiga medali emas. “Musuh berat masih para petenis meja dari Jawa Timur di nomor tunggal,” kata Yon.

(prihandoko/sir)