Tuesday, 10 December 2019

Golden Memories Membuat Ibu-ibu Lupa Masalah

Rabu, 12 Oktober 2016 — 6:50 WIB
Ibu-ibu penonton Golden Memories

Ibu-ibu penonton Golden Memories

BAGI pecinta lagu lawas pasti sudah tidak asing lagi dengan program “Golden Memories” yang ditayangkan di n televisi swasta nasional “Indosiar”. Orang-orang berbondong-bondong ingin menonton langsung di studio Indosiar Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat yang menfasilitasi penontonnya untuk bernostalgia dengan lagu – lagu masa lalu.

Biasanya acara ini ditonton oleh alumni-alumni sekolah, komunitas, dan organisasi. Dengan adanya acara ini mereka dipertemukan dan diingatkan kembali pada masa lalu, tentang kenangan lagu-lagu yang dulu sering dinyanyikan bersama.

Penonton Golden Memories rela menunggu lama untuk bisa menonton langsung di dalam studio. Banyak kecerian dan tawa saat menunggu teman yang satu persatu berdatangan.

Mereka datang dari berbagai tempat termasuk dari luar kota seperti Purwokterto Jawa Tengah, Bandung, Jawa Barat dan kota lainnya. Penonton yang kebanyakan ibu-ibu  dan mereka ada yang kelompok arisan, kelompok PKK dan alumni sekolah.

Pada acara yang disiarkan secara live itu, penonton tampak ikut bernanyi, ada yang meresapinya dengan penuh hati, bahkan tidak jarang yang menangis mengingat masa lalu.  Mereka benar-benar sejenak melupakan masalah yang ada  dan berbahagia bernostalgia.

Salah satu penonton Golden Memories adalah ibu-ibu PKK(Pembinaan Kesejahteraan Keluarga) Cempaka Putih Barat yang menggunakan dresscode serasih berwarna biru dan kerudung berwarna kuning.

Mereka rela datang 3 jam sebelum acara dimulai dan menunggu di Cafetaria Indosiar yang berdekatan dengan Studio 1. Banyak hal yang mereka lakukan sambil menunggu acara Golden Memories dimulai, seperti make up , foto- foto, berbincang-bincang.

“Kami tiba di Indosiar jam 2 siang tadi, berangkat naik mobil pribadi, ada juga yang menyusul naik taxi”kata  Ralda salah satu koordinator PKK Cempaka Putih Barat..

Dan menurut salah satu Ibu PKK Cempaka Putih Barat yaitu  Evi (52) mengatakan , “Saya senang sekali, karena acara ini kita bisa bernostalgia dengan lagu-lagu yang sudah lama tidak didengar, dan bisa melihat secar langsung artis jaman dulu kesukaan”.(MO2)