Wednesday, 20 November 2019

Pantai Karang Pamulang Pelabuhan Ratu Tak Lagi Indah

Sabtu, 15 Oktober 2016 — 13:54 WIB
Kondisi Pantai Karang Pamulang kini terkesan kumuh dan terbengkalai. Padahal, ombak di kawasan itu memiliki kualitas berstandar internasional

Kondisi Pantai Karang Pamulang kini terkesan kumuh dan terbengkalai. Padahal, ombak di kawasan itu memiliki kualitas berstandar internasional

SUKABUMI (Pos Kota) – Keindahan alam Pantai Karang Pamulang, Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, boleh jadi kini tinggal kenangan. Sebab, pasca mati surinya pembangunan pelabuhan dermaga regional, kondisi di sekitar pantai menjadi kumuh dan terbengkalai.

Padahal, sebelumnya Pantai Karang Pamulang pada 1980 hingga 1995 menyuguhkan panorama alam yang indah dan menjadi destinasi wisata favorit. Bukan hanya mampu menyedot wisatawan lokal, wisatawan mancanegara pun kepincut untuk surfing lantaran memiliki ombak berstandar internasional.

Ketua Sukabumi Surf Community (SSA), Iman Ambon, menilai lokasi pembangunan dermaga di Pantai Karang Pamulang tidak tepat. Selain cocok untuk lokasi surfing, pantai ini merupakan tempat bermain anak-anak dan orang dewasa lokal warga sekitar.

“Setelah pelabuhan regional tidak jadi, fungsi pantai ini harus dikembalikan ke awal. Karang Pamulang adalah aset bernilai yang sudah ada sejak dulu. Pantai Karang Pamulang tetap harus dijaga dan dilestarikan,” kata Iman, Sabtu (15/10/2016).

Humas Cimaja Surfing Community, Deni Hermawan, memaparkan di Australia apabila ingin memiliki ombak seperti di Pantai Karang Pamulang harus merogoh kocek cukup besar melebihi anggaran untuk proyek pembangunan pelabuhan laut pengumpan regional. Ini dibuktikan banyaknya turis mancanegara kerap bermain surfing di Pantai Karang Pamulang karena memiliki ombak cukup bagus setaraf dengan standar internasional.

“Pantai Karang Pamulang alami sejak dulu dan sangat sempurna untuk bermain surfing. Jadi jangan dirusak. Kembalikan lagi keasrian alam pantai ini seperti sedia kala,” harapnya.

Aktivis peduli lingkungan, Ade Rabig menilai jika kondisi pelabuhan laut pengumpan regional kini hanya bisa mengotori dan membuat kumuh, sebaiknya dikembalikan saja ke fungsi awal sebagai area bebas untuk publik yang ingin melakukan beragam aktivitasnya di pantai.

“Penataan di bekas lokasi dermaga Pantai Karang Pamulang mutlak dilakukan sesegera mungkin. Karena pantai ini sudah menjadi aset Pemkab Sukabumi, sehingga perlu ada penataan ulang agar Pantai Karang Pamulang seperti sedia kala sebagai destinasi wisatawan,” cetusnya. (sule)