Friday, 06 December 2019

Hanya Ingin Ambil Bola, Santri Tenggelam di Sungai Cidurian

Minggu, 16 Oktober 2016 — 18:09 WIB
Petugas BPBD Kabupaten Serang melakukan upaya pencarian jasad santri yang tenggelam di sungai Cidurian. (haryono)

Petugas BPBD Kabupaten Serang melakukan upaya pencarian jasad santri yang tenggelam di sungai Cidurian. (haryono)

SERANG (Pos Kota) – Hanya gara-gara ingin mengambil bola, Mohamad Ridwan Firdaus, 17, santri Pondok Pesantren (Ponpes) Kulni, tenggelam di Sungai Cidurian tepatnya di Kampung Bauan, Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Serang.

Hingga kini, jasad korban belum ditemukan dan masih dalam pencarian petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab. Serang dan Polsek Cikande.

Diperoleh keterangan, korban warga Kp Kedung Sampan, Ds Parigi, Kec. Cikande, Kabupaten Serang ini diketahui bermain bola di bantaran sungai bersama teman-temannya. Saat itu, korban menendang terlalu kuat sehingga bola tercebur ke sungai.

Merasa bertanggungjawab, korban berusaha mengambil bola hingga tengah sungai. “Korban berusaha mengambil sendiri bola yang ditendangnya masuk sungai,” ujar Saeful, teman main bola dilokasi, Minggu (16/10).

Saeful mengatakan, dirinya mengetahui jika korban bisa berenang. Namun diduga arus sungai saat itu sedang deras korban terseret lalu tenggelam. “Padahal korban bisa berenang karena korban masih warga sekitar pondok Kulni,” terang Saepul.

Karena tak berani menolong, teman-teman korban akhirnya melaporkan kejadian itu ke masyarakat. Mendengar berita tersebut, warga berusaha melakukan pencarian, namun tidak berhasil menemukan. Warga akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke petugas BPBD Kab. Serang.

Setelah mendapat informasi petugas BPBD mendatangani lokasi dan langsung melakukan pencarian. Menggunakan perahu karet dibantu warga setempat, petugas masih melakukan upaya pencarian jasad korban dengan menyisiri bantaran sungai, bahkan sejumlah petugas melakukan penyelaman.

“Kami terkendala arus yang cukup deras sehingga membuat tim kami kewalahan,” ujar Petugas BPBD Kabupaten Serang, Nirpan, dilokasi seraya mengatakan, saat ini tim masih melakukan pencarian.

Ratusan warga setempat terus berdatangan kelokasi dan membantu melakukan pencarian jasad korban. (haryono/win)