Wednesday, 13 November 2019

Proyek Trotoar Rp6,9 M, Dua Minggu Mangkrak

Minggu, 16 Oktober 2016 — 20:38 WIB
Pembangunan trotoar di kawasan Rawamangun yang sudah dua pekan mandek. (ifand)

Pembangunan trotoar di kawasan Rawamangun yang sudah dua pekan mandek. (ifand)

PULOGADUNG (Pos Kota) – Pembangunan trotoar di Jalan Paus, Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur, mulai dikeluhkan. Proyek tersebut sudah hampir dua minggu mangkrak hingga membuat semrawut.

Pantauan di lapangan, Minggu (16/10), trotoar di sisi timur Jalan Paus, terlihat sudah dibongkar. Sebagiannya dipasangi besi gelaran untuk beton coran. Dari konstruksi yang ada, trotoar sepanjang sekitar 200-300 yang membentang mulai dari samping gedung BCA hingga traffic light Terminal Rawamangun, akan dibeton. “Sudah hampir dua minggu pengerjaannya dibiarkan saja,” kata Gilang (37), Minggu (16/10).

Akibat mandeknya pengerjaanya tersebut, besi gelaran menutupi akses menuju ruko hingga harus tutup. “Harusnya dikerjakan lagi dong, jangan dibiarkan seperti ini. Yang ada malah bikin semuanya susah,” ujarnya.

Terkait hal tersebut, Kepala Seksi Pembangunan Bidang Kelengkapan Prasarana Jalan dan Jaringan Utilitas (KPJJU) Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Ricky Janus, menampik kalau proyek pembangunan trotoar itu mangkrak. “Disitu ada dua proyek sekaligus, pembangunan trotoar dan box manhole utilitas atau bak kontrol utilitas, semuanya masih dikerjakan,” ungkapnya.

Dikatakan Ricky, saat ini pihaknya sedang konsentrasi mengerjakan pembuatan box manhole utilitas. Jika tuntas maka akan melanjutkan pembangunan trotoar. “Nanti kalau box utilitas sudah selesai, trotoar di Jalan Paus ini akan dibeton cor,” ujarnya terkait proyek senilai Rp6,9 miliar itu. (Ifand/us)

  • Supirah Sapri

    Yaaaaah begitulah kalau perencanaannya tidak pakai otak otak.