Saturday, 14 December 2019

Dua Pelajar Perampas HP Ditangkap

Selasa, 18 Oktober 2016 — 16:15 WIB
Dua pelaku begal berstatus pelajar diamankan Kanit Reskrim Polsek Sawangan IPTU Darminto. (Angga)

Dua pelaku begal berstatus pelajar diamankan Kanit Reskrim Polsek Sawangan IPTU Darminto. (Angga)

DEPOK (Pos Kota) – Kurang dari waktu 1×24 jam, jajaran Buser Polsek Sawangan  berhasil mengungkap kasus perampokan terhadap karyawati restoran yang menjadi korban begal di Jalan Abdul Wahab, RT.002 RW 07, Kedaung Sawangan Kota Depok, Minggu (16/10) dini hari.

Petugas berhasil menangkap kedua oknum pelajar di masing-masing rumahnya daerah Tangerang Selatan.

Kapolresta Depok Kombes Harry Kurniawan mengatakan berkat kerja tim dan gerak cepat anggota berhasil menangkap dua pelaku perampasan HP yang masih siswa kelas 3 SMK. Untuk pelaku MSR merupakan putus sekolah dari SMP.

Masing-masing peran para pelaku dalam melancarkan aksinya, kerap mencari sasaran dengan korban wanita usai pulang kerja.

“Sistemnya pelaku ini mobile dalam mencari sasaran. Dan selalu sasarannya pelaku adalah korban wanita. Alasan mengincar korban wanita karena lemah dan jarang melawan,”ujarnya kepada Pos Kota, Selasa (18/10) siang.

Sementara itu Kapolsek Sawangan, Kompol Sutarjo menceritakan kronologis korban Leli Maulidia,24, seorang diri mengendarai motor Honda Beat dari tempat kerjaannya di Cilandak Town Square (Citos) menuju rumahnya di Sawangan. Namun dalam perjalanan tepatnya di Jalan Abdul Wahab, pelaku berboncengan menggunakan Honda Vario hitam B 6714 WOX langsung memepet motor korban.

“Korban merupakan karyawati restoran di Citos langsung dipepet motornya oleh pelaku lalu merampas tas slempang biru korban. Sebelum terjatuh korban sempat menarik tasnya hingga terserat motor beberapa meter hingga kedua lengan mengalami luka,”ujarnya kepada Pos Kota.

Mantan Kasubag Dalops Polres Metro Jakarta Pusat ini mengatakan anggota berhasil mengecek keberadaan pelaku hasil penyelidikan plat nomor motor pelaku yang tertinggal di lokasi.

“Plat nomor motor pelaku terjatuh setelah ketabrak oleh motor korban saat melakukan perlawanan hingga korban terjatuh di lokasi. Anggota dipimpin Kanit Reskrim Iptu Darminto berhasil menangkap kedua pelaku yaitu MSR ditangkap di rumahnya Jalan Otista Raya,  Bambu Apus, Pamulang Tangsel, tanpa ada perlawanan,”ungkapnya.

Tas slempang biru milik korban langsung dibuang pelaku ke kali usai uang Rp.200 ribu dan HP Samsung diambil.

“Anggota masih mencari tas milik korban terdapat surat dokument motor,”tambahnya seraya menyebutkan korban luka dirawat RSUD Depok.

BAYAR UTANG
Berdasarkan hasil keterangan para pelaku uang dan HP korban dijual uangnya digunakan untuk membayar utang dan membayar SPP iuran sekolah.

“Pelaku MSR mempunyai utang Rp.700 ribu, sedangkan MF butuh uang untuk membayar SPP sekolah selama tiga bulan yang tidak dibayarkan sebesar Rp. 400 ribu,”bebernya.

HP samsung yang dicuri pelaku dijual seharga Rp. 1,5 juta melalui jejaring sosial. Hasil penjualan dibagi masing-masing mendapatkan Rp700 ribu.

“Kedua pelaku ini merupakan teman satu sekolah di SMP, dan sering bermain games online juga,”ungkapnya. “Barang bukti dua motor milik korban dan pelaku kita sita sedangkan kedua pelaku diancam dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian pemberatan dengan ancaman pidana diatas lima tahun.”

(angga/m1/sir)

Terbaru

Hillary Brigita Lasut. (ist)
Sabtu, 14/12/2019 — 9:04 WIB
Politisi NasDem Hillary Anggota Termuda DPR
Sabtu, 14/12/2019 — 8:49 WIB
Menuju Desa Sejahtera
Panen sawi pakcoy yang dihasilkam warga RW 04 Ciracas. (ifand)
Sabtu, 14/12/2019 — 8:46 WIB
Lurah dan Warga RW 04 Ciracas Panen Sawi Pakcoy