Wednesday, 13 November 2019

Ribuan Guru Honorer Demo : Pak Gubernur Kami Sudah Lelah Gaji Kecil

Senin, 31 Oktober 2016 — 15:48 WIB
Ribuan guru honorer menggelar demo di halaman Gedung Sate, Bandung. Mereka menuntut kejelasan status dan kenaikan gaji

Ribuan guru honorer menggelar demo di halaman Gedung Sate, Bandung. Mereka menuntut kejelasan status dan kenaikan gaji

BANDUNG (Pos Kota) – Ribuan guru honorer se-Jabar (Jawa Barat)  menduduki hjalaman Gedung Sate, Bandung, Senin (31/10). Mereka menuntut kejelasanya kepada Gubernur Jabar Ahmad Heryawan.

Di bawah pengamanan ratusan anggota polisi, ribuan guru itu meneriakkan kekesalanya mengenai nasib guru honorer yang tidak jelas. Sambil membawa poster bertuliskan kekesalan atas ketidakberdayaan Pemda Jabar, guru itu pun membeberakan gajinya yang sudah tidak bisa mencukup kebutuhan rumah tangga. “ Pak Gubernur gaji guru honor tekor,“ teriak mereka.

Aksi kaum guru yang memperjuangkan nasibnya, mereka  seragam mengenakan baju korpri. Mereka mengaku, meski Pemda tidak menghargainya, namun mendidik anak menjadi tanggungjawab demi kemajuan bangsa dan negara. “Kami punya tanggungjawab, tapi Pemerintah tidak bertanggungjawab atas nasib kami,“ kata seorang guru.

Koordinator aksi Cecep Kirniadi, menjelaskan, aksi kali ini menuntut kejelasan status guru honorer di Jawa Barat. Bahkan, dalam aksi pun mengusung prihgal gaji yang sudah tidak manusiawi. “ Kami menuntut gaji guru honorer disesuaikan dengan UMK atau upah minimum provinsi (UMP),“ ujarnya.

Dalam orasinya, seorang guru bernama Cecep menitipkan ke Gubernur supaya anggaran untuk gaji guru honrer dinaikkan dalam dimasukan dalam anggaran perubahan APBD 2017. “ Kami sudah bisan hidup dengan gaji kecil,“ ungkapnya.

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan berjanji akan memperhatikan nasib 20 ribu guru honorer di Jawa Barat. Menurutnya, nasib guru itu merupakan tanggung jawab Pemda Provinsi Jabar yang akan diperhatilan melalui APBD, ujarnya ke wartawan. (Dono/win)