Monday, 11 November 2019

Ini yang Dibicarakan Sony Saat Bertemu Kapolda Metro Jaya

Selasa, 1 November 2016 — 14:06 WIB
Plt Gubernur DKI Jakarta, Sony Sumarsono, bersama Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M Iriawan, di Polda Metro Jaya. (yendhi)

Plt Gubernur DKI Jakarta, Sony Sumarsono, bersama Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M Iriawan, di Polda Metro Jaya. (yendhi)

JAKARTA (Pos Kota) – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono, mendatangi Polda Metro Jaya, Selasa (1/11/2016). Dia mengatakan kunjungannya sebagai salah satu upaya mensukseskan Pilkada DKI Jakarta 2017.

Pejabat bernama panggilan Sony ini mengaku sebelumnya telah mendatangi ke KPU, Bawaslu dan DPR. Kemudian, hari ini ke Polda Metro Jaya sesuai jadwal sebelumnya. Dia mengatakan selain terkait pengamanan Pilkada, ada dua agenda pokok yang disampaikan kepada Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M Iriawan.

“Ya ini serangkaian kunjungan untuk mensukseskan Pilkada. Sudah terjadwal hari ini ke Polda Metro. Dengan dua agenda pokok, pertama silaturahmi memperkenalkan diri agar terjalin komunikasi yang baik. Kedua, terkait keinginan kita bersama. Ingin Jakarta aman. Kami membangun sinergitas tentang apa yang dibutuhkan Kapolda terkait dengan pengamanan Jakarta,” ujarnya di Polda Metro Jaya.

Soni menjelaskan terkait massa yang akan turun ke jalan pada 4 November 2016, ia dan Kaolda Metro telah menyiapkan sejumlah langkah konkrit guna mengantisipasi tindak kerusuhan atau hal yang tidak diinginkan. “Pak Kapolda sudah menyiapkan semuanya dengan baik, nanti bisa ditanyakan. Tapi posisi sebagai Plt Gubernur juga sudah menyiapkan supportingnya untuk langkah konkritnya,” katanya.

sony sumarsono2(yendhi)

Langkah nyata yang akan dilaksanakan Soni adalah mempersiapkan segala fasilitas yang diperlukan. Baik bagi pendemo atau fasilitas untuk aparat kepolisian yang melakukan pengamanan.

“Ketika ada bus arak-arakan polisi dengan berbagai fasilitas ditaro di Monas, maka kami perlu koordinasi penempatannya bagaiama supaya tidak merusak taman, kemudian mobil MCK, mobil tanki air minum . Itu perlu dikoordinasi agar petugas terlayani dengan baik. Termasuk di balai kota penempatannya harus koordinasi,” pungkasnya. (yendhi/yp)