Friday, 22 November 2019

Damkar Kota Depok Beri Penyuluhan

Kamis, 3 November 2016 — 9:42 WIB
epala Damkar Kota Depok Yayan Arianto bersama anggota Damkar lainnya siap memberikan bantuan ke masyarakat. (anton)

epala Damkar Kota Depok Yayan Arianto bersama anggota Damkar lainnya siap memberikan bantuan ke masyarakat. (anton)

DEPOK (Pos Kota) – jajaran Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Depok siap memberikan penyuluhan dalam penangganan awal maupun pencegahan jika terjadi musibah kebakaran di lingkungan sekolah dan warga mulai tingkat RT, RW, kelurahan dan lainnya bahkan akan dilakukan dengan sistem jemput bola ke sejumlah lingkungan warga di 11 kecamatan yang ada.

“Kami siap turun dan memberikan penyuluhan serta informasi penanngulanggan atau pencegahan awal jika terjadi kebakaran di lingkungan masyarakat,” kata Kepala Damkar Kota Depok, Yayan Arianto didampingi Sekretaris Damkar, Agung Sugiharti, Kamis (3/1/2016).

Tak hanya masalah bencana kebakaran saja tapi penyuluhan penangganan bencana lainnya juga akan diberikan jika warga ada yang ingin mendapatkan penyuluhan ebrkaitan dengan penangganan awal tersebut. Namun bila tidak ada pun pihak Damkar Depok siap untuk turun langsung dengan sistem jemput bola datang ke lingkungan masyarakat.

Menurut dia, penangganan atau penanggulangan awal atau saat terjadi musibah kebakaran sebetulnya perlu diketahui seluruh lapisan masyarakat jika kebakaran terjadi sebelum ada bantuan dari Damkar datang ke lokasi terjadinya musibah.

Tak hanya memberikan penyuluhan ke masyarakt saja tapi semua kompenen dari pengeloal gedung, ruko, tempat usaha, pasar dan lainnya memang menjadi target untuk diberikan penyuluhan masalah itu, “Paling tidak kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan dan informasi awal dalam penanggulangan bahaya kebakaran,” tutur Agung Sugiharti.

Tugas Damkar tak hanya menanggani kebakaran saja tapi semua bencana alam dan evakuasi mayat yang hanyut di kali atau sungai, terjebur di sumur dan lainnya tentunya menjadi tugas Damkar dalam upaya memberikan pertoloang ke masyarakat. “Semua itu tanpa dipunggut biaya alias gratis jika masyarakat membutuhkan pertolongan dan bantuan Damkar,” tuturnya.

(anton/sir)