Monday, 14 October 2019

Polda Metro Jaya – Bawaslu Awasi Kampanye Hitam di Medsos

Rabu, 9 November 2016 — 14:53 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono. (yendhi)

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono. (yendhi)

JAKARTA (Pos Kota)- Selama kampanye Pilkada DKI, pihak  Polda Metro Jaya bekerjasama dengan Bawaslu untuk memantau terkait akun-akun yang melakukan black campaign atau kampanye hitam di  media sosial (medsos).

“Terkait dengan black campaign kita sudah sepakat dengan Bawaslu DKI Jakarta atas kegiatan tersebut. Masukan-masukan tersebut akan kita saring kemudian akan kita sampaikan ke gakumdu,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Awi Setiyono di Mapolda Metro Jaya, Rabu, (9/11/2016).

Sebelum melakukan penangkapan terhadap pelaku black campaign, aparat kepolisian terlebih dahulu menyerahkan kasus tersebut kepada Bawaslu untuk meneliti apakah termasuk pelanggaran administrasi atau pidana.

Untuk meneliti kasus tersebut Bawaslu diberi waktu selama tiga hari jika ada pelanggaran pidana maka akan diserahkan kasus tersebut kepada kepolisian. Namun, jika waktu tiga hari yang diberikan tidak cukup untuk meneliti maka waktu akan diperpanjang dua hari.

“Putusan harus melalui Bawaslu. Bawaslu punya waktu 3 hari untuk meneliti kasus-kasus itu masuk pelanggaran administrasi atau pidana kalau 3 hari tidak cukup ada dua hari perpanjangan dari selama 5 hari,”kata Awi.

“Jadi selama 5 hari ini ditambah kasih waktu kepada Bawaslu kalau di situ ada tindak pidana tentunya Bawaslu akan serahkan kepada Kepolisian dan kita akan menyidik nya,” imbuhnya.

Selain akun-akun yang bersifat black campaign, Polda Metro Jaya juga akan mengawasi terkait penolakan-penolakan kampanye diberbagai tempat.

“Terkait kemarin penolakan-penolakan adanya kampanye ditolak oleh beberapa tempat silahkan saja saya sampaikan silahkan kalau ada laporan itu salurannya ke Bawaslu nantinya Bawaslu akan meneliti,” tutup Awi.

(yendhi/sir)