Monday, 11 November 2019

Tambah 2 Lagi Peminum Miras Oplosan Tewas

Minggu, 27 November 2016 — 18:51 WIB
Operasi Cipta Kondisi yang dipimpin Kanit Sabhara AKP Jajuli, pada Minggu, (27/11) pukul 00.00 dini hari, mengamankan miras oplosan dari disebuah warung milik ibu  Sauna (yendhi)

Operasi Cipta Kondisi yang dipimpin Kanit Sabhara AKP Jajuli, pada Minggu, (27/11) pukul 00.00 dini hari, mengamankan miras oplosan dari disebuah warung milik ibu Sauna (yendhi)

JAKARTA (Pos Kota) – Setelah 8 orang tewas akibat menenggak minuman keras. Kepolisian Sektor Cakung menetapkan Neneng yang diduga mengoplos miras. Perempuan itu juga ditetapkan sebagai tersangka.

“Dia sehari-hari memang kerap mengoplos minuman. Dia ini memang jago mengoplos,” ujar Kapolsek Cakung Kompol Sukatma, saat dikonfirmasi, Minggu, (27/11/2016).

Sukatma menambahkan, Neneng bekerja sama dengan pemilik kios gerobak bernama Udin yang kini buron. Minuman racikan Neneng ini biasa dijual seharga Rp15 ribu per botol dan dijual menggunakan gerobak dorong di belakang Kawasan Industri Pulogadung.

Dari keterangan tersangka, miras oplosan tersebut dibuat dari campuran alkohol dan pewarna teh yang dibeli dari toko kimia. Kemudian, kedua bahan tersebut dicampur lagi dengan extra joss, air, dan madu. “Dia mengaku baru berjualan miras oplosan selama tiga bulan,” jelasnya.

(Baca: Warung Digrebek, 30 Botol Minuman Oplosan Disita)

Para korban miras oplosan lima di antaranya di daerah Halte Pengarengan Jalan Rajiman, Jatinegara, Cakung, dan kedua di Kebon Pos FBR, Jalan Kampung Lio, Jatinegara, Cakung.

Pada Kamis, (24/11) lalu sekitar pukul 18.00, sebanyak 10 pembeli minuman oplosan Neneng mengalami pusing-pusing. Bahkan enam diantaranya meninggal sehari setelah minumn. Pada Minggu, (27/11/2016) dua orang lagi tewas setelah mendapat perawatan di Rumah Sakit Persahabatan. Kini, Neneng ditahan di Polsek Cakung. (Yendhi/us)