Wednesday, 23 October 2019

Aksi Damai 2 Desember Disepakati di Monas

Senin, 28 November 2016 — 13:41 WIB
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian. (yendhi)

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian. (yendhi)

JAKARTA (Pos Kota) – Polri dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) mencapai kesepakatan. Aksi bela Islam III pada Jumat (2/12/2016) akan digelar di kawasan Monas, bukan di Bundaran Hotel Indonesia dan Jalan Sudirman-Thamrin.

Keputusan itu disampaikan Kapolri Jenderal Tito Karnavian di gedung MUI di Jakarta Pusat, Senin (28/11/2016). Hadir dalam acara itu Ketua MUI, Ma’aruf Amin, Habib Rizieq, Aa Gym dan sejumlah ulama lainnya.

Menurut Tito, setelah melalui dialog panjang maka didapat kesepakatan aksi Bela Islam III tetap dilakukan pada Jumat (2/11/2016). Aksi tak dilakukan di jalan protokol karena mengganggu ketertiban umum dan bahkan bisa menjadi preseden buruk ke depannya. Alasannya, aksi serupa bisa diikuti elemen massa lain sehingga menggangu ketertiban umum dan keamanan.

Semula, alternatif aksi ditawarkan di mesjid Istiqlal dan lapanan Monas. Namun aksi di mesjid Istiqlal tak memungkinkan karena ada penyempitan jalan yang bisa berimbas pada penumpukan massa.

“Kesepakatan dicapai dilaksanakan di Monas, dari jam 8 sampai jam 1. Acara dalam bentuk zikir, tausiah, doa dan diakhiri dengan sholat Jumat,” katanya. “Kami garapkan kegiatan ini bisa tertib, super damai dan betul-betul bisa mendekatkan diri pada Allah SWT.” (yendhi/yp)