Thursday, 12 December 2019

70 Anggota DPRD DKI Mangkir di Paripurna Raperda APBD 2017

Kamis, 1 Desember 2016 — 7:16 WIB
Foto dokumentasi

Foto dokumentasi

JAKARTA (Pos Kota) – Rapat paripurna penyampaian pandangan umum fraksi terhadap Raperda APBD DKI Jakarta 2017 sepi kehadiran anggota dewan. Dari total 106 anggota hanya 36 orang diantaranya yang hadir dalam rapat tersebut.

Rapat paripurna tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik dan dihadiri oleh Plt Gubernur DKI Jakarta Soni Sumarsono. Fraksi yang pertama kali menyampaikan pandangannya adalah Fraksi PDI Perjuangan yang diwakili oleh Meity Magdalena Ussu. Salah satu pandangan umum dari Fraksi PDI Perjuangan adalah lokasi binaan untuk pedagang Kaki-5.

Selain itu juga penertiban minimarket harus dilaksanakan dengan tegas. “Kami juga berharap pemerintah pusat menambah alokasi dana perimbangan untuk perkembangan infrastruktur di Jakarta,” kata Meity.

Sementara itu Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono memastikan proses pembahasan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) menjadi APBD 2017 berjalan sesuai jadwal yang ada. Raperda APBD DKI Jakarta 2017 akan disahkan pada 19 Desember 2016.

“Pengesahan (APBD 2017) menurut jadwal, 19 Desember selesai. Kemudian diserahkan ke Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri),” kata Sumarsono, Rabu (30/11).

Pemprov DKI Jakarta sudah menyerahkan draf Raperda APBD 2017 kepada DPRD DKI Jakarta pada Selasa kemarin. Tiap fraksi di DPRD DKI Jakarta menyampaikan pandangannya terhadap draf raperda tersebut hari ini.
Setelah itu, masih akan ada pembahasan lebih detail. “Kami eksekutif diberi waktu sekitar 5 harilah untuk memberi jawaban atas pandangan fraksi ini,” kata Sumarsono.

Sumarsono meyakini, pengesahan APBD DKI 2017 berlangsung tepat waktu.

“Saya kira hampir tidak ada masalah dengan APBD. Baru kali ini, kami ciptakan sejarah baru percepatan APBD,” kata Sumarsono. Adapun total RAPBD tahun anggaran 2017 mencapai Rp70,28 triliun atau meningkat 4,65 persen dibandingkan dengan nilai APBD 2016 sebesar Rp67,16 triliun.(guruh)