Saturday, 14 December 2019

Kadis: Baru 60 Persen Kantor di Indramayu Direnovasi

Senin, 5 Desember 2016 — 13:55 WIB
Kadis Cipta Karya Indramayu, Didi Supriadi. (taryani)

Kadis Cipta Karya Indramayu, Didi Supriadi. (taryani)

INDRAMAYU (Pos Kota) – Awal Tahun 2017 jumlah Organsiasi Perangkat Daerah (OPD) di seluruh Indonesia mengalami perubahan. Terkait dengan itu, ada beberapa OPD yang membutuhkan kantor baru sehingga memerlukan anggaran pembangunan kantor yang cukup besar.

Kepala Dinas Cipta Karya Kabupaten Indramayu H.Didi Supriadi dibubungi Pos Kota, Senin (5/12/2016) mengemukakan, jumlah OPD di Indramayu menjadi kurang lebih mencapai 32 unit. Termasuk Dinas Cipta Karya akan berubah namanya menjadi Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan.

Tugasnya menangani masalah-masalah; perumahan, kawasan permukiman, pertanahan. Ada dua Bidang yang dipindahkan dari Dinas Cipta Karya ini yaitu; Bidang Tata Bangunan dan Tata Ruang yang nantinya masuk ke Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PU PR).

Pemkab Indramayu sudah membangun kantor OPD itu kurang lebih 60 persennya. Meski begitu masih banyak dinas-dinas yang belum memiliki kantor atau kantornya masih lama dan belum direnovasi. Seperti misalnya; Kantor BPMD, BPPD, BPLH yang perlu direnovasi. Kemudian dinas baru Satpol PP. Kantor Arpus juga masih dalam lanjutan. Dinsosnakertrans dipecah menjadi dua. Juga pembangunan lanjutan Gudang Farmasi dan Kantor Dishub. Sehingga sisa kantor yang belum direnovasi atau belum dibangun itu kurang lebih 40 persen.

Ditanya mengenai pemanfaatan eks gedung Bendahara Umum Daerah (BUD) juga beberapa bangunan milik instansi vertikal, seperti; Eks Gedung Lapas, Pengadilan Negeri Indramayu, Kejaksaan Negeri Indramayu dan Mapolres Indramayu, lanjut Didi Supriadi, khusus untuk Kantor BUD rencananya untuk perkantoran. “Kita sudah menjadwal termasuk bangunan Eks Kantor Kejaksaan yang akan dimohon,” ujarnya.

Kemudian Eks Lapas juga, kata Didi Sipriadi kalau seandainya sudah bisa diurus oleh Dinas Keuangan Daerah Bidang Asset itu akan dijadikan Ruang Terbuka Hijau dan sebagainya, sebagai etalase kota nantinya.

Ia berharap sesuai Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) nya masing-masing bisa lebih menangani masalah birokrasi, bisa dipersingkat. “Mudah-mudahan perubahan OPD yang baru bisa membuat Indramayu lebih maju lagi ke depan,” katanya.
(taryani/sir)