Sunday, 17 November 2019

57 PHL Diskorsing, Kali Sentiong Penuh Sampah

Jumat, 9 Desember 2016 — 16:49 WIB
Sekda M.  Saefullah saat meninjau kegiatan bersih-bersih Kali Sentiong, Kemayoran. (Joko)

Sekda M. Saefullah saat meninjau kegiatan bersih-bersih Kali Sentiong, Kemayoran. (Joko)

JAKARTA (Pos Kota) – Dampak sanksi skorsing kepada 67 petugas harian lepas (PHL), sampah menumpuk di Kali Sentiong, Jakarta Pusat. Kali itu adalah wilayah tugas pasukan Oranye yang diskorsing.

Sampah yang menghampar di permukaan air kali di Kemayoran dan Johar Baru tersebut dikeluhkan warga. Foto kali yang kotor itu dikirim ke aplikasi Qlue.

Atas keluhan tersebut, Sekda DKI Jakarta M. Saefullah langsung meninjau lokasi. Setibanya di lokasi Saefullah meminta Kadis Kebersihan DKI Jakarta Isnawa Adji untuk mengerahkan anak buah membersihkan sampah yang didominasi plastik, botol, dan stereofoam tersebut.

“Setelah dikerjakan dengan mengerahkan 40-an petugas, kondisi kali langsung menjadi bersih lagi,” ujar Saefullah di ruas Kali Sentiong, Kemayoran, Jumat (9/12).

Isnawa Adji menambahkan menumpuknya sampah kali tersebut tak terlepas dari dampak skorsing 67 PHL Dinas Kebersihan yang diduga terlibat dalam kegiatan kampanye Pilkada bulan lalu. Mereka yang ‘dirumahkan’ sejak pertengahan November lalu sebanyak 39 PHL Kemayoran dan 38 PHL Johar Baru.

“Adapun aliran Kali Sentiong memang meliputi dari Johar Baru ke Kemayoran,” ujarnya.

Sebenarnya, ia mengaku sudah berupaya mengatasi kekosongan PHL di area tersebut. “Sementara ini penanganan kali dirangkap petugas dari seksi Kecamatan Menteng, Cempaka Putih, Senen, dan Tanah Abang, totalnya sebanyak 37 orang,” paparnya.

Namun ternyata jumlah bantuan PHL tersebut tidak memadai dan diperparah kesadaran warga yang rendah terhadap kebersihan kali, sehingga sampah dari hari ke hari menumpuk.

(Baca: 63 PHL Diskor, Wakadis Kebersihan: Tanpa Gaji 1,5 Bulan)

Tumpukan sampah itu menghampar di sebagian besar permukaan kali, sehingga kondisinya tampak kumuh. Namun setelah digerebek puluhan PHL, maka dalam beberapa jam kemudian langsung bersih lagi.

Namun tak tertutup kemungkinan permasalahan serupa akan muncul lagi mengingat 67 PHL itu dirumahkan sampai akhir Desember 2016. Skorsing dijatuhkan setelah mereka selfie di lokasi kampanye salah satu peserta Pilkada DKI Jakarta.

Pada perjanjian kontrak baru, mereka dibolehkan mengikuti seleksi bersama calon PHL lainnya. Bila lolos, akan mulai bekerja per 1 Januari 2017. (joko/yp)

Terbaru

Perawatan kuku dengan lemon. (ist)
Minggu, 17/11/2019 — 8:22 WIB
Pingin Kuku Cantik Alami? Ini Cara Merawatnya