Tuesday, 12 November 2019

Arus Balik Libur Maulid, Tol Cikampek Macet

Senin, 12 Desember 2016 — 22:17 WIB
Gerbang Tol Cikarang Utama mulai padat (tmc)

Gerbang Tol Cikarang Utama mulai padat (tmc)

BEKASI (Pos Kota)-Puncak arus balik libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW, terjadi pada Senin (12/12) malam dan ini sudah terlihat sejak pukul 20:00.

“Kepadatang terjadi di jalur simpang susun Purbalenyi-Jakarta-Cikampek,” ujar Widodo petugas Sentra komunikasi Jalan tol Jakarta-Cikampek, saat dihubungi Pos Kota Senin malam.

Sementara itu Dwimawan Heru, Humas PT Jasa Marga, mengatakan pihaknya sudah mengantisipasi kepadatan arus lalu-lintas dengan cara mengikuti perkembangan kondisi lalu lintas, “Kami bekerjasama dengan Kepolisian, untuk melakukan beberapa hal di Jalan Tol Jakarta-Cikampek,”ujar Heru, sapaan akrab Dwimawan.

Sejumlah polisi terlihat berjaga-jaga di sekitar Rest area dan mempersilakan pengendara melanjutkan perjalanan.

Di rest area KM 62, kepadatan terjadi selepas magrib, antrean kendaraan yang akan masuk mengular sehingga ekornya sampai simpang susun Dawuan.

Dwimawan mengatakan ada kenaikan 23 persen dari kondisi normal, yakni 95 ribu lebih kendaraan. Untuk mengatasi itu menurut Heru, yakni pengaturan lalu lintas sejak SS Dawuan KM 66 lokasi rawan padat karena pertemuan lalu lintas dari Purbaleunyi dan Cikampek.

Kemudian, pengaturan buka/tutup tempat istirahat dan pelayanan sesuai kondisi di TIP 62, TIP 52 dan TIP 42.

Sementara itu, dalam keadaan kepadatan yang luar biasa akan dilakukan contraflow Km 65+000 sampai dengan Km 50+000.

Di Gerbang Tol Cikarang Utama sendiri Jasa Marga sesuai perkembangan kepadatan, dapat meningkatan kapasitas transaksi di Gerbang Tol dilakukan optimalisasi kapasitas GTO yaitu dengan mekanisme transaksi non tunai pada GTO menjadi transaksi tunai atau tapping e-Toll yang dilakukan petugas Pengumpul Tol.

Selain itu, pengalihan lalu lintas ke GT Cikarang Barat 2 untuk masuk kembali di GT Cikarang Barat 4 menuju arah Jakarta.

Jasa Marga juga menyiagakan petugas jemput transaksi yang siap diterjunkan sewaktu-waktu, jika terjadi kepadatan di Gerbang Tol, untuk meningkatkan kapasitas transaksi Gerbang Tol. (Saban)