Sunday, 17 November 2019

Dicari Orang-orang Ikhlas

Senin, 19 Desember 2016 — 6:20 WIB
pilihsa

“SELAMAT ya, partai Bapak lolos verifikasi?”

“ Terima kasih, mohon dukungannya, ya.”

“ Jangan kuwatir, soal bantu dukung mendukung mah bagi saya siap. Yang penting jangan lupa, saya dijadikan pengurus, ya?”

Bang Jalil buru-buru menutup HP-nya. Nggak mau berkepanjangan, kalau bicara sama orang yang selalu pamrih. Menggebu-gebu mau membantu, ini itu, bicara muluk-mukluk . Tapi belum bergerak, belum berbuat apa-apa sudah minta imbalan. Orang-orang yang begini nih, nggak bisa dijadikan kawan. Apalagi jadi pemimpin. Bahaya kalau nanti jadi anggota DPR atau pejabat pemerintah, pikirannya cuma imbalan. Ada duit nggak nih, kalau nggak ya nggak mau kerja. Padahal, sekarang ini kita ,mau orang-orang militan, kerja keras dulu, tanpa pamrih untuk membangun negeri ini. nggak usah kuwatir, soal imbalan rezeki bakalan mengalir sendiri, yang penting kerja semangat, rajin, jujur dan ikhlas. Betul apa betul?

“ Ya, betul, Pak,” ujar sang istri seperti membaca pikiran Bang Jalil, “ Tapi, mana ada oran yang kayak gitu Pak? Kan nggak semua orang mau membantu seratus persen tanpa ada imbalan? Mau dukung partai, mau sokong partai, kan ada maunya? Kepingin dipilh jadi anggota DPR aau DPRD? Kalau nggak kepilih, kan bisa gila? Bapak kan tahu, tuh sebagian dari mereka modalnya ngutang?”

Bang Jalil menyeruput kopi yang disediakan sang istri. Dia buru-buru membuka dompet, dan mengeluarkan uang belanja.” Udah Ibu nggak usah ngelantur.”

“ Tuh, kan Bapak sendiri langusng kasih imbalan sama Ibu? Padahal kan Ibu bikin kopi buat Bapak, ikhlas dunia akhirat!” kata sang istri sambil menyambar uang dari tangan suami.” E, ngomong-ngomong Bapak bikin partai, ya? Jangan lupa ya, Ibu nanti dijadiin pengurus. Ibu juga mau jadi anggota dewan, lho?”

“ Katanya Ibu ikhlas?” ujar Bang Jalil.

“ Urusan bikin kopi ikhlas, tapi untuk politik…No!” –massoes

Terbaru

Benny K Harman. (rizal)
Minggu, 17/11/2019 — 23:58 WIB
Demokrat Tolak Amandemen UUD 1945
Lutfi JW. (mia)
Minggu, 17/11/2019 — 22:00 WIB
Bersama Roy Kiyoshi
Ruben Onsu Disarankan Undang Penuduh Pesugihan Makan Siang Bersama