Sunday, 17 November 2019

Paripurna DPRD DKI Setujui APBD 2017 Rp 70 Triliun

Senin, 19 Desember 2016 — 17:19 WIB
Ketua DPRD Prasetio Edi Marsudi menyerahkan naskah dokumen APBD DKI 2017 kepada Plt Soni pada rapat paripurna. (Joko)

Ketua DPRD Prasetio Edi Marsudi menyerahkan naskah dokumen APBD DKI 2017 kepada Plt Soni pada rapat paripurna. (Joko)

JAKARTA (Pos Kota) – Tanpa hambatan sedikit pun, rapat paripurna DPRD DKI  akhirnya menyetujui Perda tentang APBD DKI Jakarta 2017, besarannya Rp 70,191 triliun. Anggaran sebesar itu diharapkan sudah dapat digunakan pada awal Januari 2017.

Atas kelancaran proses tersebut, Plt Gubernur DKI Jakarta Soni Sumarsono mengucapkan terima kasih kepada DPRD. “Saya berikan apresiasi setinggi-tingginya kepada kalangan dewan yang mendukung eksekutif memperlancar penetapan APBD,” ujar Soni usai rapat paripurna di gedung DPRD, Jl Kebonsirih, Jakpus, Senin (19/12).

Sebelumnya, dewan telah bekerja keras menggelar rapat paripurna membahas raperda APBD sampai tiga kali seminggu demi percepatan penetapan. Menurutnya kelancaran sidang paripurna yang dipimpin Ketua Balegda DPRD M. Taufik, tanpa diwarnai interupsi, merupakan simbol keakraban antara eksekutif dan legislatif.

“Dengan keakraban itu kita bisa berkomunikasi dengan baik dan bekerja secara kompak sesuai kewenangan masing-masing,” papar Soni. Menurutnya, keakraban yang terjalin antara jajaran Pemprov DKI dan DPRD belakangan ini menjadi kiblat bagi pemda lain di Indonesia.

“Saya tekankan bahwa pembahasan APBD bukan kewenangan birokrasi saja, melainkan juga kewenangan dewan. Untuk itu perlu menjalin komunikasi baik agar lancar,” beber Soni sambil menambahkan pihaknya segera menyerahkan APBD 2017 ke Kemendagri. “Setelah proses itu selesai, saya yakin anggaran tersebut dapat dieksekusi awal Januari,” tambahnya.

Adapun anggaran sebesar Rp 70,191 triliun, SKPD yang terbesar menggunakan dana adalah Dinas Perumahan dan Gedung.  Besarannya Rp 5 triliun, disusul untuk pengadaan lahan guana atasi banjir dan macet, besarannya juga di kisaran itu.

“Anggaran terbesar untuk pembangunan puluhan rusun sebanyak 11.105 unit dengan alokasi dana lebih dari Rp 5 triliun. Kemudian disusul proyek pengadaan lahan untuk mengatasi banjir dan macet yang nilainya juga hampir Rp 5 triliun. Terserah anggaran itu nantinya akan digunakan oleh Gubernur definitif atau tidak, yang penting kami sudah menyiapkannya,” tambah Soni.

Rapat paripurna pengesahan APBD 2017 dihadiri 76 anggota dewan dari jumlah total 106 orang, berjalan lancar. Tidak lebih dari satu jam ketua sidang Taufik langsung ketok palu sebagai tanda resminya APBD 2017.

“Untuk membahas yang beginian ini, butuh komunikasi yang bagus. Saya rasa Pak Soni punya ilmu komunikasi yang bagus, sehingga kita bisa membahas dengan lancar,” kata Taufik yang juga Wakil Ketua DPRD.

Menurutnya, cara berkomunikasi antara Soni dan Ahok sangah jauh bedanya. “Pak Soni jauh lebih bagus dari Ahok. Dia lebih beretika dan menghargai orang lain sehingga bisa terjalin kinerja yang sinergis,” kata Taufik.  (Joko/win)