Wednesday, 23 October 2019

Susah Payah AS Roma Tekuk Chievo 3-1

Jumat, 23 Desember 2016 — 5:59 WIB
Edin Dzeko rayakan gol ke gawang Chievo (reuters)

Edin Dzeko rayakan gol ke gawang Chievo (reuters)

ITALIA– AS Roma berhasil membekuk Chievo 3-1 dalam lanjutan Liga Serie A Italia di
Olimpico, Roma, Jumat (23/12/2016) dinihari WIB. Hasil ini membuat selisih Roma dengan Juventus tinggal empat poin. Kini Roma mengemas 38 angka dari 18 kali laga sedangkan Juventus 42 dari 17 laga.

Sebetulnya tidak mudah bagi Roma mengalahkan Chievo. Bahkan tim tamu sempat unggul pada menit ke 37 lewat gol Jonatan de Guzman namun dibalas oleh El Shaarawy pada masa injury time babak pertama.

Adapun kemenangan AS Roma ditentukan gol Dzeko menit ke-52 dan Porotti pada masa injury time babak kedua.

Menghadapi Chievo, memang AS Roma tampil tanpa beberapa pemain inti seperti Kostas Manolas, Daniele De Rossi, Leandro Paredes, dan Alessandro Florenzi yang cidera. Belum lagi kekalahan menyakitkan dari Juventus membuat psikologis pemain Ibukota Italia itu tidak menyenangkan.

Dari menit awal meski Roma sebagai tuan rumah sering direpotkan Chievo. Jonathan Guzman beberapa kali mengancam hanya saja sepakannya masih meleset dari sasaran.

Namun pada menit ke-37 akhirnya De Guzman mencetak gol. Awalnya Bruno Peres tidak menyadari pergerakan De Guzman yang menyelinap di kotak penalti. Eks gelandang Swansea itu dengan mudah menanduk umpan silang Mariano Izco dari kanan.

Namun sebelum laga babak pertama berakhir, Giallorossi berhasil menyamakan kedudukan. Adalah Stephan El Shaarawy yang membuat gol penyeimbang lewat tendangan bebas yang mampu menempatkan bola tepat ke sudut gawang Chievo.

Roma benar-benar bangkit di menit ke-52. El Shaarawy melakukan aksi individual dan mengobrak-abrik lini belakang Chievo. Sang winger memang terpeleset setelahnya, tapi bola mengarah tepat pada Dzeko yang dengan tenang menggoyang jala Chievo.

Dominasi Roma terus berlanjut setelah gol tersebut. Peres, Dzeko, dan El Shaarawy melakukan deretan aksi. Adapun gol penutup justru diciptakan dari titik putih setelah Diego Perotti dipercaya menjadi algojo di menit tambahan.(B)