Saturday, 07 December 2019

Malam Ini, Amel Rencananya Dimakamkan di TPU Bekasi

Selasa, 27 Desember 2016 — 19:30 WIB
Rossi, ibunda Amel, bersama kerabat di depan ruang jenazah RS Polri Kramatjati. (ikbal)

Rossi, ibunda Amel, bersama kerabat di depan ruang jenazah RS Polri Kramatjati. (ikbal)

JAKARTA (Pos Kota) -Amalia Callista Putri Pahlevi atau Amel yang menjadi salah satu korban pembunuhan di rumah Dodi Triono (59) di Jalan Pulomas Utara, Kayu Putih, Jakarta Timur, Selasa (27/12/2016).

Ibunda Amel, Rossi Herawati, mengatakan Amel sempat mengirim pesan pada Senin (25/12/2016) pukul 14:00. Anak itu mengatakan bahwa Dianita Gemma Dzalfayla (Gemma), teman yang juga anak pemilik rumah, sedang menangis. Rossi kemudian menepon. Tapi telepon sudah tidak dapat dihubungi.

“Amel kirim pesan. Dia bilang ‘mamah Gemma lagi nangis”. Pas saya hubungi, telepon sudah nggak nyambung,” ujar Rossi sambil menangis di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Selasa (27/12/2016).

Rosi sempat menghubungi Dodi, ayah Gemma yang juga atasan tempat Rossi bekerja. Tapi telepon tidak dapat tersambung.

Rosi tidak menaruh curiga pada saat itu. Pada Senin malam, Rossi kembali mencoba menelepon Dodi namun tetap tidak ada jawaban.

“Malemnya saya sms Pak Dodi tapi tidak ada jawaban. Sampai saya ketiduran,” ujarnya.

Sampai paginya, di kantor tempat ia bekerja, Rossi masih sibuk menelepon dan bertanya kepada sopir Dodi, namun tidak ada yang tahu kabar Dodi sekeluarga. Hingga Rossi mendapat kabar dari Phira, ibunda Gemma, tentang peristiwa tersebut.

Rosi mengatakan meski berat mengikhlaskan kepergian anak pertamanya tersebut, namun ia yakin pwristiwa tersebut adalah kehendak Allah. Ia berencana menguburkan Amel malam ini juga di TPU, Jatisari Pondok Gede, Bekasi.

(Baca: Disekap Hingga Tewas, Gemma: Cantik Gak? Aku Kayak Bidadari)

“Malam ini juga mau di makamin di TPU di Bekasi. Saya harap pelaku dihukum seberat-beratnya. Saya kembaliakn semua kepada Allah, mungkin ini sudah pangillan Allah,” tutur Rossi.

(Baca: Bocah Ikut Tewas di Rumah Mewah, Ibu: Dia Habis Berenang)

Gemma tewas saat menginap di rumah temannya itu. Selain dia, pembunuhan juga menghilangkan nyawa Dodi Trino, pemilik rumah, dan dua anaknya yang juga teman Gemma serta dua sopir. Sebelas orang ini disekap di kamar mandi berkururan 1,5×1,5 meter. (ikbal/yp)

Terbaru

Sabtu, 7/12/2019 — 8:11 WIB
IMB Akan Dihapus, Mengapa ?
jalan bareng
Sabtu, 7/12/2019 — 7:59 WIB
Jalan Jalan Bareng, Yuk!