Friday, 06 December 2019

Program PHL, Atasi Pengangguran di DKI

Minggu, 22 Januari 2017 — 18:01 WIB
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi. (Joko)

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi. (Joko)

JAKARTA (Pos Kota) – Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menyatakan program perekrutan pegawai harian lepas (PHL) di jajaran Pemprov DKI turut berperan menurunkan angka kriminalitas di Ibukota. Perekrutan PHL di sejumlah SKPD merupakan program padat karya dalam mengatasi masalah pengangguran.

“Program PHL sangat banyak manfaatnya,” ujar Prasetio di Jakarta, Minggu (22/1/2017). Program ini mempekerjakan pengangguran untuk mendapatkan gaji minimal setara UMP atau Rp 3,3 juta/bulan. “Secara otomatis, program ini mengatasi kemiskinan dan sekaligus mengurangi tindak kriminalitas,” papar politisi PDIP.

Dikatakan keberadaan PHL seperti Pasukan Oranye PPSU, Pasukan Biru Badan Air, Pasukan Abu-Abu Dishub, pengelola RPTRA, dan sebagainya sangat bermanfaat. Masing-masing bekerja sesuai tugasnya seperti membersihkan sarana dan prasarana umum, menguras kali dan saluran, mengatur arus lalulintas, dan lainnya. “Lihat, kondisi kali sekarang sudah banyak yang bersih karena tiap hari dibersihkan PHL,” papar Prasetio.

Awal tahun ini Pemprov DKI Jakarta mengevaluasi para PHL yang habis masa kontraknya. Jumlahnya mencapai puluhan ribu orang. Mereka yang malas kerja, kontraknya langsung diputus. Kali ini SKPD juga makin selektif menyeleksi PHL dengan prioritas KTP DKI. (Joko/us)