Monday, 18 November 2019

Film Baru Shah Rukh Khan Dilarang Tayang di Pakistan

Rabu, 8 Februari 2017 — 13:08 WIB
Film 'Raees' yang dibintangi Shah Rukh Khan dilarang diputar di Pakistan. (ist)

Film 'Raees' yang dibintangi Shah Rukh Khan dilarang diputar di Pakistan. (ist)

DIANGGAP menyudutkan umat muslim, film terbaru Shah Rukh Khan dilarang pemutarannya di seluruh Pakistan. Awalnya, film berjudul ‘Raees’ dijadwalkan akan diputar di seluruh Pakistan pada 2 Februari 2017.

Distributor film ‘Raees’ di Pakistan, Ever Ready Pictures, mengatakan penolakan disampaikan badan sensor film Pakistan, CBFC, seteloah mereka menonton film tersebut pekan lalu.

CBFC mengatakan kepada BBC, salah satu alasan film tersebut dilarang karena menampilkan cerita, “Muslim sebagai penjahat dan teroris,” ujar pernyataan seorang pejabat CBCF yang menolak disebutkan namanya. “Sejumlah adegan juga sangat menyudutkan umat muslim,” sambungnya.

Menurut pemilik jaringan bioskop Attrium Cinemas, Nadim Mandviwala, meski tayangan ‘Raees ‘ sangat dinanti publik Pakistan, namun muncul kekhawatiran pada pemerintah.  “Pemerintah khawatir film ini akan memicu ketegangan antara pemeluk agama,” jelasnya.

Film Raees sendiri menceritakan tokoh Raees Alam, seorang tokoh mafia muslim dari Negara Bagian Gujarat.

Seperti diketahui, larangan pemutaran film India di Pakistan diberlakukan sementara pertama kali pada 1965 setelah perang kedua negara.  Larangan ini sempat dicabut pada tahun 2007, namun pada September 2016, Pakistan kembali melarang impor film dari India sebagai balasan karena India melarang pemain dan sineas dari Pakistan bekerja di Bollywood.

Larangan tersebut kembali dicabut pada Desember 2016 setelah badan importir film Pakistan, PFEA, mengizinkan dua film Bollywood, ‘Kaabil’ dan ‘Ae Dil Hai Mushkil’, tayang di bioskop-bioskop Pakistan. (embun)