Wednesday, 23 October 2019

Kapolda Metro Minta Warga Tangerang Tak Ikut Aksi 112 di Jakarta

Jumat, 10 Februari 2017 — 19:32 WIB
Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan ‎ usai bersilaturahmi ke warga Perumnas, Kota Tangerang (imam)

Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan ‎ usai bersilaturahmi ke warga Perumnas, Kota Tangerang (imam)

TANGERANG ( Pos Kota) ‎-‎ Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan ‎akhirnya mengizinkan aksi 11 Febuari atau aksi 112 besok. Namun, aksi pengerahan massa itu hanya boleh digelar di Masjid Istiqal.

“Kalau keagamaan saya akan layani, akan kawal. Tapi hanya di sana,” kata M Iriawan usai bersilaturahmi ke warga Perumnas, Kota Tangerang, Jumat (10/2/2017).

Kapolda pun menyambut baik kegiatan yang diisi Semaan atau penghataman Al-Quran itu. Ia meminta massa untuk tertib ketika menuju atau kembali dari Masjid Istiqal.  “Tidak boleh ada pawai arak-arakan karena tidak dizinkan UU yang mengaturnya,” ungkap Iriawan.

Jenderal bintang dua ini mengimbau warga Tangerang untuk tidak menuju Jakarta pada 11 Febuari besok. “Kami mengimbau saudara saya di Tangerang untuk tidak usah ke Jakarta besok, disini saja, supaya aman, tidak ada apa-apa besok. Dan saya yakin masyarakat Tangerang tidak akan ke sana,” tambahnya.

Kedatangan orang nomor satu di Polda Metro Jaya ke Tangerang untuk memastikan pengamanan Pilkada Banten, 15 Febuari nanti. Pasalnya, sebagian wilayah Tangerang berada di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Selain bersilaturahmi, Iriawan juga berbagi rasa kepada anak yatim piatu. Ia juga menyembelih seokor sapi yang akan diberikan ke orang jompo di Kelurahan Panunggangan Barat, Kecamatan Jatiuwung.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya tidak mengizinkan aksi pengerahan massa turun ke jalan pada 11 Febuari 2017.‎ Aksi longmarch itu dikhawatirkan menggangu ketertiban masyarakat. ‎

Hal itu sesuai pasal 6 UU Nomor 9 Tahun 1998 tentang penyampaian pendapat di muka umum yang menggangu ketertiban tidak diperbolehkan dan pasal 15 UU Nomor 9 Tahun 1998. (imam/win)