Tuesday, 22 October 2019

Jalan Utama Pantura Indramayu Rusak Parah

Minggu, 12 Februari 2017 — 19:03 WIB
Jalan Utama Pantura Indramayu tepatnya di Desa Eretan Kulon yang rusak dan belum diperbaiki sehingga rawan laka lantas. (taryani).

Jalan Utama Pantura Indramayu tepatnya di Desa Eretan Kulon yang rusak dan belum diperbaiki sehingga rawan laka lantas. (taryani).

INDRAMAYU (Pos Kota) – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Indramayu dalam beberapa hari terakhir ini semakin menambah rusak badan Jalan Utama Pantura Indramayu, Jawa Barat.

Pemantauan pada Minggu (12/2/2017) rusaknya jalan membuat pergerakan lalu lintas termasuk kendaraan antarkota antarprovinsi menjadi tersendat. Setiap kali akan melintasi jalan, sopir menurunkan kecepatannya.

“Sepertinya tidak bisa dipaksakan melaju normal sekitar 70 Km per jam karena kondisi jalan di beberapa titik sangat rusak, lubangnya dalam,” kata Deni (48), warga Indramayu yang akan bepergian ke Jakarta.

Kerusakan jalan itu umumnya terjadi pada jalan aspal. Jalan berlubang dari mulai di amater 30 Cm hingga ada yang berdiameter 100 Cm dengan kedalaman bervariasi antara 10 Cm hingga 40 Cm. Bahkan di beberapa titik ada juga jalan yang berlubang dengan kedalaman hinggfa 50 Cm.

Jalan yang berlubang hampir merata terjadi pada ruas jalan yang terbuat dari aspal. Sedangkan kondisi jalan beton terlihat masih bertahan walaupun di beberapa titik jalan beton itu terjadi retak-retak.

Kerusakan paling parah terjadi di Jalan Utama Pantura Kecamatan Kandanghaur, Losarang dan Jatibarang. Tepatnya di Jalan Utama Pantura Desa Pilangsari. Bila turun hujan sehari semalam, jalan yang rusak bertambah parah.

“Kami minta Kemenpupera memperbaiki kondisi jalan yang rusak berlubang itu karena sangat membahayakan keselamatan para pengguna jalan, apalagi saat malam hari kondisinya gelap gulita tak berpenerangan,” ujar Yusuf, pengguna jalan. (taryani/yp)