Monday, 14 October 2019

18.707 Penghuni Lapas dan Rutan Nyoblos

Selasa, 14 Februari 2017 — 19:18 WIB
Lapas Cipinang, jakarta Timur

Lapas Cipinang, jakarta Timur

JAKARTA (Pos Kota) – Sebanyak 18.707 penghuni lembaga pemasyarakatan (Lapas) atau rumah tahanan negara (Rutan) seluruh Indonesia menyalurkan hak pilih mereka dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, Rabu (15/2).

“Mereka merupakan narapidana dan tahanan yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) di sejumlah provinsi, kabupaten dan kotamadyai yang menyelenggarakan Pilkada serentak, Rabu pagi sampai sore, ” kata Kepala Sub Bagian Publikasi Dirjen Pemasyarakatan, Syarpani, Selasa (14/2).

Syarpani menjelaskan dari 18. 707 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebanyak 5. 128 orang tercatat masuk daftar pemilih tetap (DPT). Lalu, disusul WBP propinsi Aceh sebanyak 3.394 pemilih, dan WBP propinsi Banten sebanyak 2.218 pemilih. “Ketiganya merupakan provinnsi yang menyelengarakan Pemilihan Gubernur tahun 2017,” katanya.

Di Jakarta terdapat 5. 128 orang pemilih terdiri dari 1. 221 pemilih di Lapas Cipinang, Salemba 163 pemilih, Lapas Narkotika 1.236 pemilih, Lapas Terbuka Jakarta 15 pemilih, Rutan Cipinang 1.477 pemilih, Rutan Jakarta Pusat 859 pemilih, dan Rutan Jakarta Timur 157 pemilih.

“WBP yang terdaftar sebagai DPT di Lapas dan Rutan adalah yang memiliki KTP dan telah melakukan perekaman data, ” katanya seraya menambahkan status sebagai WBP, baik narapidana maupun tahanan, tidak serta merta menghilangkan hak politik mereka (ahi/us)