Friday, 18 October 2019

Ciliwung Belum Dinormalisasi, Kampung Melayu Banjir Lagi

Rabu, 15 Februari 2017 — 20:17 WIB
Banjir yang merendam 3 RW di Kampung Melayu

Banjir yang merendam 3 RW di Kampung Melayu

JAKARTA (Pos Kota)- Warga Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur kembali siaga banjir. Air kiriman dari Bogor yang meluap melalui Kali Ciliwung sudah mulai menggenangi permukiman warga sejak Rabu sore (15/2).

“Begadang lagi kita. Kalau air naik terus terpaksa mesti mengungsi kita,” kata Wawan, warga.

Menurutnya, selama musim penghujan, warga tidak nyenyak tidur. Sebab meski Jakarta tidak diguyur hujan, bisa saja banjir tiba-tiba datang jika Bogor hujan terus.
Lurah Kampung Melayu Setiyawan mengakui ada 4 RW yang mulai teredam banjir. Yakni RW 04, RW 05, RW 07 dan RW 08.

“Sejak jam 5 sore air mulai datang, akibat debit air Kali Ciliwung naik,” papar Lurah.

Menurut Lurah, 4 RW tersebut secara geografis memang letaknya rendah. Selain itu di lokasi belum dilakukan normalisasi Kali Ciliwung. Sehingga jika debit air kali Ciliwung naiik, otomatis meluap ke permukiman warga.

Ketinggian air pada petang hari terpantau berkisar antara 20 cm hingga 50 cm. Ketinggian air tersebut diprediksi akan bertambah jika Bogor terus menerus diguyur hujan.

Untuk mengurangi genangan air, sejumlah pompa air disiagakan di lokasi. Termasuk rumah pompa air sudah mulai difungsikan.

Menurut Lurah, lokasi tersebut memang masih menjadi langganan banjir kiriman. Karena letak permukiman warga memang berada dipinggir kali Ciliwung. (inung)