Wednesday, 13 November 2019

BPJS Ketenagakerjaan Bidik 1 Juta Pekerja Informal di Bali

Jumat, 17 Februari 2017 — 11:50 WIB
Kakanwil Bali Nusa Tenggara Papua (Banuspa) BPJS Ketenagakerjaan Koeswahyudi.

Kakanwil Bali Nusa Tenggara Papua (Banuspa) BPJS Ketenagakerjaan Koeswahyudi.

DENPASAR (Pos Kota) – Hampir 70 persen dari 4 juta penduduk Bali, bekerja di sektor informal dan menjadi potensi kepesertaan Bukan Penerima Upah (BPU) dari  Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

“Kami  mimbidik satu juta tenaga kerja BPU sebagai peserta. Saat ini jumlah peserta BPU BPJS Ketenagakerjaan di Bali baru 120.000 orang,” kata Kepala Kantor Wilayah Bali, Nusa Tenggara, Papua (Banuspa) Koeswahyudi, yang akan menggenjot jumlah kepesertaan,  khususnya di wilayah Bali.

Kuswahyudi mengakui untuk menggenjot kepesertaan BPU tersebut tidak mudah, karena pemahaman masyarakat khususnya pekerja informal di Bali tentang pentingnya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan masih sangat rendah.

“Kami terus melakukan sosialisasi dengan mengandeng sejumlah intansi terkait, baik pemerintah daerah maupun pihak swasta seperti Kadinda dan asosiasi pengusaha setempat, ujar Kuswahyudi.

Menurut Kuswahyudi, saat ini pihaknya mendorong kepada Gubernur Kepala Daerah dan Kabupaten untuk mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda) tentang dorongan atau instruksi agar pelaku usaha sektor informal menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami terus melakukan pendekatan kepada pihak Pemprov untuk segera mengeluarkan perda tersebut,” tambahnya.

Selain tenaga kerja informal lokal, lanjut Kuswahyudi, pihaknya juga  mengejar tenaga kerja asing (TKA) di Provinsi Bali untuk terdaftar dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Dari seribuan orang lebih tenaga kerja asing di Bali, hingga saat ini baru sekitar 300 orang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Kami akan kejar kepesertaan tenaga kerja asing karena potensinya tenaga kerja asing lebih dari seribu,” jelasnya.

Sebagian dari mereka, lanjut Kuswahyudi, merupakan tenaga kerja yang bekerja di sektor pariwisata seperti  perhotelan. Menurutnya, TKA yang sudah bekerja di Indonesia maksimal enam bulan, harus dijamin BPJS Ketenagakerjaan. “Untuk itu kami akan bekerjasama dengan Imigrasi dan Dinas Tenaga Kerja serta instansi terkait, lainnya.(Tri/win)

Terbaru

Petugas memeriksa pengunjung Polres Jakarta Utara.
Rabu, 13/11/2019 — 16:14 WIB
Pengamanan di Polres Jakarta Utara Diperketat
Sejumlah kendaraan di pusat pemerintahan provinsi banten hancur tertimpa pohon saat kota serang dilanda hujan angin. (ist)
Rabu, 13/11/2019 — 15:46 WIB
Kota Serang Porak Poranda Diterjang Hujan Angin
Pelaku bom bunuh diri di Polrestabes Medan.(ist)
Rabu, 13/11/2019 — 15:33 WIB
Bom Polrestabes Medan
Polisi: Pelaku Lilitkan Bom di Pinggang