Tuesday, 22 October 2019

Dream Catcher Buka-bukaan Trauma Masa Lalu

Sabtu, 18 Februari 2017 — 8:30 WIB
Dream Catcher. (ist)

Dream Catcher. (ist)

SEMPAT debut sebagai girl grup bernama MINX, para personel Dream Catcher mengaku sangat trauma pada masa awal mereka. Melalui pemotretan dan wawancara bersama International Bnt, mereka buka-bukaan tentang kenangan tersebut.

“kami adalah grup yang pertama kali menggunakan genre metal rock. Kami menggunakan konsep gelapdan gerakan yang penuh tenaga,” ujar Dream Catcher. “kami saat itu mengalami kemerosotan. Aku jadi stres hingga tak dapat menyaksikan girl grup lainnya yang tampil di televisi.”

Keputusan untuk beralih dari MINX menjadi Dream Cather dirasa sangat tepat. Para personel pun seakan menemukan “kekuatan” kembali untuk bersaing di industri Kpop.

“menemukan kekuatan kami yang tersembunyi. Kami sangat puas dengan fakta bahwa konsep kami saat ini lebih cocok ketimbang saat-saat di MINX,” ujar mereka. “Kami telah melakukan cover dance untuk salah satu lagu Big Bang. Walaupun itu adalah langkah yang besar untuk kami, merupakan kehormatan bagi kami untuk bekerja dengan mereka suatu saat,” harapnya. (embun)