Friday, 06 December 2019

Sopir Angkot Dan Ojek Online Tangerang Kembali ‘Berhadapan’

Sabtu, 11 Maret 2017 — 12:56 WIB
joget

TANGERANG (Pos Kota) – Ribuan massa sopir angkot dan ojek online kembali ‘berhadapan’. Namun kali ini keduanya tidak saling serang, melainkan berjoget bersama di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Tangerang.

Sontak saja, aksi unik kedua kubu pasca perselisihan itu membuat decak kagum masyarakat Kota Tangerang. Termasuk Kapolres Metro Tangerang Kombes Harry Kurniawan , Danrem Wijayakrama Kolonel Inf Iwan Setiawan Dandim 05/06 Letkol Inf Gogor Agni Aditya.

“Kegiatan ini membuktikan bahwa situasi Tangerang sudah aman dan kon‎dusif. Sehingga semua bisa kembali beraktifitas dengan lancar,” kata Kombes Harry Kurniawan, Sabtu (11/3/2017) siang.

joget

Sebelum berjoget bersama menikmati lantunan musik dangdut, massa sopir angkot dan ojek online melakukan konvoi bersama. Mereka menyusuri ruas jalan untuk menyampaikan pesan damai. Bahkan perwira tertinggi pendekar keamanan di Kota Tangerang itu larut ditengah massa, memimping konvoi.

“Pengemudi angkutan online dan angkutan konvensional serta masyarakat tidak perlu was-was dan takut lagi. Bisa diihat bagaimana hari ini, kedua kubu berkreasi dan bercengkrama bersama,” ungkap Kapolres.

“Pada prinsipnya Polri dan TNI menjamin keamanan masyarakat, khususnya warga Tangerang. Namun apabila ada yang memprovokasi pastinya kami akan bertindak tegas,” tambahnya lagi.

Sebelumnya, kondisi keamanan di Kota Tangerang terganggu setelah massa sopir angkot dan ojek online berseteru. Bermula, aksi unjuk rasa sopir angkot menolak adanya angkutan online. Dalam kericuhan itu, tiga pengemudi ojek online dilarikan ke rumah sakit, belasan mobil angkot dirusak massa.

Akibat kejadian tersebut, polisi mengamankan 21 orang yang diduga provokator. Satu diantaranya Subhan, seorang sopir angkot penabrak ojek online yang viral di media sosial. Aksi tabrak lari berlatar belakang dendam antar profesi itu Subhan terancam pidana mati atau seumur hidup. (Imam/win)