Friday, 13 December 2019

Megawati Memarahi Tjahjo Kumolo

Rabu, 15 Maret 2017 — 17:03 WIB
Ahok, Mega dan Djarot

Ahok, Mega dan Djarot

JAKARTA (Pos Kota) – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menceritakan sempat marah kepada Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. Megawati mengaku marah kepada Tjahjo karena banyak warga Jakarta tidak dapat menggunakan hak pilihnya.

Hal ini menyebabkan pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat gagal memenangi putaran pertama Pilkada DKI Jakarta seperti target yang sudah dicanangkan sebelumnya. Namun saat itu, sebut Mega, kapasitas Tjahjo sebagai kader PDI Perjuangan, bukan sebagai menteri.

“Saya kemarin sampai marah sama Pak Tjahjo, kemarin ketemu sama Pak Tjahjo sebagai temen. Saya bilang “kamu tuh gimana sih, masa sampai kurang begitu, itu hak pilih loh. Kamu ga berikan hak pilih kepada WNI loh’,” tutur Megawati saat memberi arahan kepada relawan di Rumah Lembang, Jalan Lembang, Jakarta Pusat, Rabu (14/3/2017).

Presiden ke-5 Indonesia ini yakin pasangan Ahok-Djarot memenangi Pilkada DKI Jakarta jika tidak terjadi kecurangan. Untuk mengawasi kemungkinan tindak kecurangan, Megawati meminta relawan untuk mengawasi tempat pemungutan suara.

“Saya sih yakin lah asal jangan dicurangi lah. Makanya saya minta tolong, dengar baik baik dan sebarkan. Jangan datang siangan aktivitas nyoblos, datang pagi, duduk saja. Terus siapa yang belum punya kartu panggilan C6 ini masuk (TPS) nanti, tanya (petugas) semua,” tandas Megawati.

Pada Pilkada DKI Jakarta putaran pertama, terdapat 22,9 persen dari jumlah penduduk Jakarta. (ikbal)