Wednesday, 16 October 2019

Musrenbang

Transportasi, Air Bersih, Abrasi Jadi Prioritas di Pulau Seribu

Kamis, 23 Maret 2017 — 20:48 WIB
Plt Gubernur didamping Bupati Kepulauan Seribu saat membuka Musrembang. (wandi)

Plt Gubernur didamping Bupati Kepulauan Seribu saat membuka Musrembang. (wandi)

PULAU SERIBU (Pos Kota) – Perubahan iklim, sistem transportasi dan pengamanan pulau dari abrasi akibat cuaca buruk serta penyediaan air bersih menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu. Sebab saat ini keempat program yang menjadi prioritas ini akan bersentuan langsung dengan masyarakat.

Hal ini terungkap saat digelarnya kegiatan Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang) yang berlangsung pada Rabu-Kamis 22-23 Maret 2017. Diharapkan dengan menjadikan keempar program priotas ini kedepan akan bener-benar dirasakan langsung oleh masyarakat.

Musrembang di Kabupaten Kepulauan Seribu ini dibuka langsung oleh Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono. Menurutnya, nantinya seluruh usulan dari masyarakat dan program utama tama ini bisa langsung diserap oleh SKPD maupun UKPD.

“Hasil musrenbang tahun 2017 saya berharap bisa terserap langsung oleh kegiatan SKPD dan UKPD. Sedangkan proyeksi kerja tahun 2018 agar disesuaikan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Menengah Daerah ( RPJMD),” ujarnya Sumarosno.

Diakui oleh Plt Gubernur, memang menurutnya keempat program prioritas ini sangat dibutuhkan masyarakat. Maka dari itu dirinya meminta seluruhnya akan dapat terealisasi.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Seribu, Budi Utomo menambahkan dalam Musrenbang Kabupaten Kepulauan Seribu, tercatat ada sebanyak 129 usulan template dan 347 usulan langsung dari masyarakat. Dari jumlah ini seluruhnya memang bersentuhan secara langsung dengan warga masyarakat karena ini murni usulan dari bawah.

“Memprioritaskan program yang bersentuhan langsung dengan perubahan iklim dan perbaikan sistem transportasi diantaranya pengamanan pulau dari abrasi akibat cuaca buruk dan penyediaan air bersih. Sebab ini yang sangat dibutuhkan masyarakat maka dari itu kami mengajak masyarakat bersama-sama mengawalnya,” terang Budi Utomo, Kamis (22/3).

Sedangkan Kasman,45, salah seorang warga Pulau Pramuka mengaku memang selama ini sistem transportasi dan penyediaan air bersih di wilayanya kurang maksimal. Makanya dengan adanya Musrembang ini dirinya berharap kedepan apa yang menjadi program prioritas ini akan terealisasi semua.

“Selama ini kami memang sering mengalami kendala alat transportasi dan air bersih. Mudah-mudahan kedepan dengan adanya kegiatan ini kami berharap masyarakat tidak akan kesilitan lagi,” terang Kasman. (wandi/win)