Thursday, 21 November 2019

Plt Soni Kukuhkan Pengurus DKM Masjid Raya KH Hasyim Ashari

Jumat, 14 April 2017 — 16:01 WIB
Plt Soni saat mengukuhkan pengurus DKM Masjid Raya KH Hasyim Ashari. (Joko)

Plt Soni saat mengukuhkan pengurus DKM Masjid Raya KH Hasyim Ashari. (Joko)

JAKARTA (Pos Kota)  – Plt  Gubernur DKI Jakarta Soni Sumarsono berharap Masjid Raya KH Hasyim Asyari tak hanya digunakan sebagai tempat ibadah dan berdiskusi tentang agama saja, melainkan dapat pula difungsikan sebagai tempat membangun moral kepribadian umat dan membangun perekonomian untuk kemaslahatan umat.

Hal itu dikatakan Soni, usai mengukuhkan kepengurusan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid KH Hasyim Ashari periode 2017-2020. Masjid ini berdiri di Jalan Daan Mogot dan dibangun oleh Pemprov DKI Jakarta.

“Saya juga ucapkan selamat atas terbentuknya kepengurusan DKM untuk masjid baru kebanggaan warga Jakarta,” ujar Soni di Balaikota, Jumat (14/4). Acara tersebut dihadiri sejumlah pejabat Forkopimda DKI, anggota keluarga besar Hasyim Ashari, tokoh agama, dan masyarakat.

Menurutnyan Masjid Raya  dapat pula dimanfaatkan untuk membahas masalah yang terjadi di tengah masyarakat, seperti  antisipasi masalah banjir, merencanakan siskamling, membahas masalah kerukunan umat beragama, menjaga dan memelihara persatuan, kesatuan, kebersamaan dan toleransi dalam beragama dan lain sebagainya.

“Penetapan Masjid KH Hasyim Asyari Jakarta sebagai Masjid Raya Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta tercantum dalam Surat Keputusan Gubernur Nomor 745 Tahun 2017,” jelas Soni.

Pembangunan gedung masjid megah yang berlokasi di kawasan Rusun Pesakih, Jl Daan Mogot, Jakbar, kini sudah selesai. Rencananya, masjid dua lantai berkapasitas 12.500 jemaah itu akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada hari Minggu tanggal 16 April. Menjelang peresmian tersebut, Pemprov DKI mengukuhkan sejumlah pengurus DKM.

Masjid Raya yang dibangun sejak Juni 2013 saat Jokowi masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dan Ahok sebagai wakilnya. Pembangunan yang memakan waktu hampir empat tahun itu, menghabiskan anggaran sebesar Rp 170 miliar.

Masjid yang terlihat menonjol dari Jl Raya Daan Mogot itu, berdiri di atas lahan seluas 2,4 hektar dengan luas bangunan 17 ribu M2. Nanti Pemprov DKI masih terus mengembangkan pembangunan di kawasan tersebut, karena rencananya akan didirikan fasilitas semacam Jakarta Islamic Center seperti yang ada di wilayah Koja, Jakut. (Joko/win)

Terbaru

bri
Jumat, 22/11/2019 — 1:09 WIB
Panglima TNI Terima Kunjungan Direksi BRI
Wali Kota Depok Muhammad Idris saat melantik sekitar 55 orang administrator dan pengawas di lingkungan Kota Depok. (anton)
Kamis, 21/11/2019 — 23:34 WIB
Usai Mutasi, 55 ASN Depok Dilantik Mendadak
Indra Syafrie
Kamis, 21/11/2019 — 23:13 WIB
SEA Games 2019
Timnas Indonesia Tiba di Filipina