Monday, 09 December 2019

Polri Sosialisasi Program Promoter Lewat Festival Film

Minggu, 16 April 2017 — 16:00 WIB
Polri launching Festival Film Polisi dengan menerbangkan balon saat car freeday.

Polri launching Festival Film Polisi dengan menerbangkan balon saat car freeday.

JAKARTA (Pos Kota) – Para Panitia Pelaksana Police Movie Festival (Festival Film Polisi) 4 Tahun 2017 melakukan launching dengan menerbangkan balon serta simbol patung movie di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat saat Hari Bebas Kendaraan alias Car Free Day, Jakarta Pusat pada Minggu (16/4/2017).

Acara tersebut menjadi perhatian masyarakat saat melakukan olahraga pagi dengan Festival yang memperingati Dirgahayu Polri ke-72. Ketua Panitia Police Movie Festival (Festival Film Polisi‎), AKP Ardila Amry mengatakan kegiatan ini dilakukan dengan tema Unity In Diversity artinya persatuan dalam perbedaan atau persatuan dalam kebhinekaan. Menurut dia, tema tersebut sangat penting dengan melihat realita saat ini.

“Karena saat ini berbagai macam isu hoax, hate speach saling serang berbagai suku, ras, agama dan antargolongan. Ini akan sangat berbahaya bisa jadi pemicu memecah belah bangsa,” kata Ardila di HI.

Menurutnya dengan mengangkat tema tersebut masyarakat termasuk panitia penyelenggara bisa sama-sama mengingat kembali bagaimana jasa para pejuang pahlawan dalam merebut bangsa Indonesia dulu, tentu mereka tidak mudah untuk memperjuangkan kemerdekaan republik ini.‎

“Untuk itu, tema ini sangat penting. Karena harapan kami sebagai panitia bahwasanya keamanan tersebut, perbedaan tersebut bisa dihadapi dengan bijak sehingga negara kita bisa aman, damai dan tentram serta kita bisa hidup sesuai profesi masing-masing,” ujarnya.

Sementara Sekretaris Panitia Police Movie Festival, AKP Agung Permana menjelaskan kegiatan ini dilandasi oleh penyampaian para pimpinan Polri yang sudah menggariskan program prioritas Polri bernama promoter.

“Jadi kami sekaligus sebagai Duta Polri mensosialisasikan program promoter ini supaya bisa diketahui masyarakat,” kata Agung. Ia mengatakan program promoter ini diharapkan bisa terealisasi ditengah masyarakat, sehingga menciptakan sosok kepolisian yang profesional, semakin modern dan terpecaya. Menurut dia, salah satu kegiatan ini untuk membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kamtibmas. “Karena Polri tidak bisa bekerja sendiri harus didukung peran serta sinergitas masyarakat‎,” katanya.

Pendaftaran Police Movie Festival atau Festival Film Polisi sudah dibuka sejak tanggal 3 April sampai 1 Juni 2017. Finalis nominasi dilakukan tanggal 5 Juni dan pengumuman lomba di Gandaria City pada 10 Juni 2017 serta akan ditampilkan 10 film pendek dan 3 film animasi dengan total hadiah Rp 90 juta.

Kemudian, ‎peserta bisa mengirimkan hasil karya ke alamat Panitia Police Movie Festival, Jalan H Junaedi No 12A Cipete Jakarta Selatan dan wajib mengirimkan formulir serta materi lomba ke alamat Police Movie Festival 4.

(adji/sir)