Sunday, 20 October 2019

Pagi Ini, Polda Metro Jaya Panggil Habib Rizieq

Selasa, 25 April 2017 — 6:38 WIB
Pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab (ikbal)

Pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab (ikbal)

JAKARTA (Pos Kota) – Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan terhadap pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab dan pimpinan FPI DKI Jakarta Muchsin Alatas, hari ini, Selasa, (25/4/2017).

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, mengatakan keduanya akan diperiksa terkait kasus chat pornografi yang diduga dilakukan antara Habib Rizieq dengan Firza Huzein.

“Besok, pemeriksaannya sekitar pukul 10.00 WIB,” kata Argo saat dihubungi, Senin, (24/4/2017).

Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur ini juga menyebut, selain akan memanggil Habib Rizieq dan Muchsin penyidik juga menjadwalkan Firza Husein dan temannya yang juga disebut dalam percakapan chat tersebut, yakni Emma. Namun, mereka dijadwalkan pada pukul 13.00 WIB.

Muchsin Alatas, lanjut Argo, ikut diperiksa karena diduga telah membuang handphone milik Habib Rizieq yang digunakan untuk chat. “Mereka akan dikonfrontir dari keterangan dan barang bukti,” ujar Argo.

Keempat orang tersebut nantinya diperiksa di Direktoray Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Statusnya sebagai saksi.
Saat ini, setidaknya empat kasus ditangani Polda Metro Jaya yang menyeret Habib Rizieq, diantaranya adalah kasus mata uang palu arit, dugaan penistaan agama Kristen, kasus ‘Jenderal Otak Hansip’ dan dugaan chat mesum dengan Firza Husein. Namun, dari semua kasus tersebut belum ada yang menetapkannya sebagai tersangka. (yendhi/yp)

Terbaru

Posko Pengaduan Masyarakat (PPM) Kelurahan Glodok.
Senin, 21/10/2019 — 1:44 WIB
PPM Glodok Sepi Pengaduan Warga
Marcus Rashford merayakan gol yang dicetaknya untuk Manchester United. (reuters)
Senin, 21/10/2019 — 0:40 WIB
Diimbangi MU, Liverpool Tak Lagi Menangan
Peresmian bank sampah di RW 04 Rawa Bunga, Jatinegara. (ifand)
Minggu, 20/10/2019 — 23:58 WIB
Kelurahan Rawa Bunga kini Miliki 20 Bank Sampah