Sunday, 08 December 2019

Pertama, Polresta Depok Layani SKCK Online

Jumat, 28 April 2017 — 13:28 WIB
Kasat Intel Polresta Depok Kompol Bambang (Kanan kemeja  biru) dibantu anggota mensosialisasikan SKCK Online kepada masyarakat dalam DPE 2 di Margocity. (Angga)

Kasat Intel Polresta Depok Kompol Bambang (Kanan kemeja biru) dibantu anggota mensosialisasikan SKCK Online kepada masyarakat dalam DPE 2 di Margocity. (Angga)

DEPOK (Pos Kota) – Sebagai peningkatan pelayanan prima bagi masyarakat, Polresta Depok kini telah menerapkan pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) secara online.

Hal tersebut diutarakan langsung Kasat Intel Polresta Depok Kompol Bambang mengatakan, sesuai perkembangan teknologi dan sesuai anjuran program dari Kapolri Profesional, Modern, Terpercaya (Promoter). Unit Satuan Intelejen Polresta Depok mengedepankan pelayanan berbasis online dalam pembuatan SKCK.

“Untuk Polresta Depok kini sudah kita terapkan beberapa bulan ini. SKCK Online adalah salah satu dari program bapak Kapolri dalam hal perkembangan teknologi kepolisian pelayanan prima dan cepat,”ujarnya kepada Poskota di ruang kerjanya, Jumat (28/4) siang.

Sementara itu Wakasat Intel Polresta Depok, AKP Askhabul Kahfi menambahkan untuk lebih diketahui pelayanan SKCK Online ini pihaknya mensosialisasikan kepada masyarakat melalui pameran Depok Police Expo (DPE) 2.

“Selama sepekan dalam kegiatan DPE 2 ini, anggota yang menjaga stand Intel melakukan sosialisasi menyebarkan brosur tentang tata cara pembuatan SKCK online. Sekaligus masyarakat yang mau membuat juga bisa dilakukan langsung dipandu anggota,”katanya.

Perwira jebolan Akpol angkatan 2006 ini mengungkapkan sesuai ketetapan peraturan PP Nomor 50 Tahun 2010 yang sudah diperbaharui PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang jenis dan tarif jenis penerimaan bukan pajak (PNBP) pembuatan SKCK sebesar Rp. 30 ribu.

“Masyarakat kini tidak perlu mengantri hanya mengisi blanko SKCK melalui smartphone, PC, atau Tab, setelah itu anggota memprefikasi data cek kelengkapan administrasi , lalu tinggal sidik jari dan membawa foto yang dianjurkan oleh anggota ukurannya. Proses pembuatan satu SKCK maksimal 15 menit,”ungkapnya.

Proses pembuatan SKCK Online ini, lanjut AKP Kahfi selain dapat mempercepat proses pembuatan namun bisa menghindari proses pungutan liar (pungli).

“Kita Sat Intel Polresta Depok dalam pelayanan SKCK lebih mengedepankan transparansi dan akuntabel kepada masyarakat,”ucap perwira jebolan Akpol 2006 ini.

(angga/sir)