Saturday, 19 October 2019

Djarot: Pendidikan Budi Pekerti Itu Penting

Selasa, 2 Mei 2017 — 12:45 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat

Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat

JAKARTA (Pos Kota) – Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menekankan pendidikan budi pekerti kepada siswa dan siswi DKI Jakarta.

Menurutnya, pencapaian nilai akademik yang tinggi menjadi tidak berarti jika budi pekertinya rendah. Karenanya, pendidikan harus menanamkan nilai-nilai kejujuran kepada murid sekolah.

“Kami ini kan menekankan betul kepada pendidikan karakter budi pekerti. Sistem yang kita tanamakan kepada anak-anak kami adalah kejujuran pada diri sendiri dulu baru kepada orang lain. Percuma dapat nilai yang baik, tapi dicapai dengan cara-cara yang tidak jujur,” kata Djarot usai upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional di IRTI Monas, Jakarta Pusat, Selasa (2/5/2017).

Mantan Walikota Blitar ini juga berharap agar pengajar, khususnya yang masih berstatus honorer untuk meningkatkan kualitasnya. Guru honorer disiapkan diangkat untuk menggantikan pendidik yang telah memasuki masa pensiun. Dengan kompetensi yang tinggi, guru honorer mampu bersaing untuk diangkat menjadi PNS.

“Kalau umpama ada pensiun, nah guru honorer berkualitas yang akan mengisi mereka-mereka Justru honorer dorongan bagi dia untuk meningkatkan kualitas mengajar kompetisinya. Jangan nanti honorer terima nasib jadi honorer terus tanpa meningkatkan kompetensinya,” tandas Djarot.

Djarot mengatakan Pemprov DKI Jakarta telah mengangkat 1.082 guru honorer yang telah melalui seleksi. “Kemarin kami angkat 1.082 dari 5.413 guru honorer. Mereka sudah lulus tes,” tutup Djarot.
(ikbal/sir)