Monday, 16 December 2019

Pasca Kemenangan Macron, 141 Demonstran Ditangkap

Selasa, 9 Mei 2017 — 10:45 WIB
Polisi Prancis hadapi demonstran pasca  kemenenangan Emmanuel Macron. (reuters)

Polisi Prancis hadapi demonstran pasca kemenenangan Emmanuel Macron. (reuters)

PRANCIS – Kemenangan Emmanuel Macron dalam pemilihan presiden Prancis rupanya tak disambut positif oleh semua warga Prancis. Ratusan orang melakukan demonstrasi pasca terpilihnya Marcon, 141 orang di antaranya diamankan polisi karena berbuat kericuhan dan menyerang petugas.

Dilaporkan Reuters, Selasa (9/5/2017) demonstran yang melakukan aksinya di Distrik Menilmontant,  bukan hanya melakukan aksinya untuk memprotes Macron tapi aksi mereka juga ditujukan kepada Marine Le Pen.

( Baca : Emmanuel Macron jadi Presiden Prancis dalam Usia 39 Tahun )

Seperti diketahui, berhasil memenangkan pilpres dengan perolehan suara 66%. Jumlah tersebut membuat rivalnya, Le Pen kalah telak dan mengubur mimpinya memimpin Prancis. Dengan kemenangan Macron, Prancis dipastikan tetap menjadi bagian dari Uni Eropa.

Pada pemilihan kali ini, 25 persen memilih untuk abstain dan lebih dari 11 persen tak memilih kedua kandidat. Ini  menjadi indikasi tingginya tingkat ketidakpuasan rakyat Prancis atas dua kandidat yang tersisa di putaran kedua Pilpres. (embun)