Wednesday, 23 October 2019

Penumpang Gelap Masuk Pesawat, Itu Persoalan Serius

Selasa, 6 Juni 2017 — 20:47 WIB
Tanpa boarding pass harusnya penumpang tidak bisa lewat  pintu ini

Tanpa boarding pass harusnya penumpang tidak bisa lewat pintu ini

JAKARTA (Pos Kota) – Masuknya pria penumpang tanpa tiket hingga ke kabin pesawat Lion Air JT 387 tanpa dilengkapi boarding pass sangat membahayakan dunia penerbangan Indonesia.

Manajemen PT Angkasa Pura II dituding kurang perhatian terhadap keselamatan dan kenyamanan penerbangan.

Peristiwa di Bandara Internasional Kualanamu (KNIA) Sumatera Utara ini menurut pemerhati keselamatan penerbangan yang juga Direktur Arista Indonesia Aviation Center (AIAC), Arista Atmajati dianggap keterlaluan sebab penumpang gelap tersebut bisa masuk ke kabin pesawat dengan mudah padahal ada sejumlah pintu keamanan yang harus dilalui.
(BACA : Penumpang Gelap Menyelinap ke Pesawat Lion Air)

“Angkasa Pura II sebagai BUMN harusnya memberikan pelayanan publik dan membuat kenyamanan. Ini kasus serius bagaimana bila penumpang gelap tersebut ternyata teroris dan membajak pesawat,” kata Arista, Selasa (6/6/2017)

Mudahnya seseorang masuk melewati pemeriksaan di Security Chekpoint (SCP) Bandara Kualanamu menandakan kurang beresnya keamanan di Angkasa Pura II.

Kasus tersebut bukan pertama kalinya beberapa tahun lalu pria bernama
Mario Steven Ambarita (21) diketahui menjadi penumpang gelap dengan masuk ke gir roda pesawat dari Pekanbaru dan berhasil sampai di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 7 April 2015.

Lalu baru-baru ini terjadi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dua pemuda tanggung, RD (17) dan AD (20) pada 7 Maret 2017, nekat membobol pagar pembatas bandara dan menyelinap ke apron, dimana ada pesawat terparkir dan keduanya hendak masuk melalui roda pesawat.

Namun aksi kedua pemuda itu diketahui petugas keamanan PT JAS Airport Services.(dwi)