Thursday, 14 November 2019

Puluhan Bangunan di Jalur Panturan Indramayu Dibongkar

Sabtu, 10 Juni 2017 — 22:50 WIB
Menggunakan alat berat bangunan liar di Indramayu dibongkar

Menggunakan alat berat bangunan liar di Indramayu dibongkar

INDRAMAYU (Pos Kota) – Puluhan bangunan berdiri di atas tanah negara yang diduga jadi tempat mangkal wanita penghibur dan menyediakan minuman keras di Jalur Pantura Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Sabtu (10/6) digusur.

Pembongkaran dilakukan setelah sebelumnya Satpol PP melayangkan surat peringatan pembongkaran hingga kedua kali. Mengingat pemiliknya tidak mau membongkar sendiri bangunanya sampai batas akhir, petugas Satpol PP Kabupaten Indramayu akhirnya membongkar bangunan itu.

Pembongkaran dilakukan menggunakan alat berat jenis beko yang dijaga puluhan anggota Polres Indramayu dan Kodim 0616 Indramayu. Pembongkaran dilakukan setelah sebelumnya petugas Satpol PP melakukan pendataan terhadap pemilik bangunan yang diduga dijadikan tempat mangkal wanita penghibur.

Petugas menandai satu persatu bangunan yang dihuni wanita penghibur dan pemiliknya menyediakan minuman keras. Ada pemilik bangunan yang membongkar sendiri pada Hari Jum’at (9/6) hingga malam. Ada juga pemilik bangunan yang acuh tak acuh.

Bangunan yang sudah ditandai namun tidak dibongkar pemiliknya itulah yang pada Hari Sabtu (10/6) menjadi sasaran empuk alat berat jenis beko. Hanya dalam waktu singkat alat berat itu merobohkan puluhan bangunan yang dimulai dari arah barat kemudian bergerak ke arah timur.

Beberapa pemilik bangunan menangis histeris, melihat bangunannya dirobohkan. “Hutang saya masih banyak untuk mendirikan bangunan ini. Jangan dibongkar Pak. Biar nanti Saya sendiri yang membongkarnya,” teriak seorang wanita.

Teriakan warga itu rupanya tak digubris operator beko. Hingga akhirnya puluhan bangunan darurat yang kebanyakan berbuat dengan atap asbes, dinding triplek dan bambu itu dibongkar operator beko dan dijaga puluhan petugas.

Pelaksanaan pembongkaran bangunan liar sempat diwarnai ketegangan. Hal itu karena munculnya protes dari pemilik bangunan yang dibongkar dan dari warga Kecamatan Kandanghaur lainnya.

Meski suasana hiruk pikuk terjadi pada saat beko beraksi membongkar puluhan bangunan itu namun suasana lalu-lintas di Jalur Pantura Kecamatan Kandanghaur nampak lancar walaupun bergerak merayap. (taryani)