Wednesday, 23 October 2019

Tanggapi SMS

Tidak Laik Jalan, Dishub Cabut Izin Bus AKAP

Minggu, 11 Juni 2017 — 17:30 WIB
Petugas Sudinhub Jaksel mencabut operasi belasan bus AKAP yang tidak laik jalan yang ngetem di 2 terminal bayangan. (Rachmi)

Petugas Sudinhub Jaksel mencabut operasi belasan bus AKAP yang tidak laik jalan yang ngetem di 2 terminal bayangan. (Rachmi)

JAKARTA (Pos Kota) – Mengantisipasi maraknya terminal bayangan jelang lebaran, petugas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan menertibkan dan mencabut izin operasi belasan bus antar kota antar provinsi (AKAP) dari Jalan Tanjung Barat Lama dan Pasar Minggu.

“Kami sudah mengingatkan para awak bus AKAP jangan ngetem di terminal bayangan, tapi ternyata tak digubris. Jadi mereka kami kenakan sanksi tegas dengan mencabut operasional (dikandangkan),” kata Kepala Sudin Perhubungan Jaksel, Christianto, Minggu (11/6/2017).

Penjelasan tersebut juga menindaklanjuti keluhan pembaca melalui SMS Aspirasi Warga Jakarta di Pos Kota. Isi pesannya:” Plt Gubernur DKI Jakarta, Walikota Jakarta Selatan dan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Kondisi di kawasan Tanjung Barat dan Pasar Minggu tambah semrawut dengan adanya terminal bayangan. Apakah kedua lokasi itu memang sudah menjadi terminal resmi? Jika tidak, aparat terkait harus menertibkannya dan diawasi berkelanjutan. Terima kasih. 081298630xxx.

Christianto menambahkan pihaknya membekukan 10 bus besar dan 5 bus sedang karena tidak laik jalan dari lokasi terminal bayangan di Tanjung Barat. Serta 1 bus dikandangkan dari Terminal Pasar Minggu karena melanggar trayek.

“Keselamatan itu penting, kami harus memberikan pengawasan ketat jangan sampai tidak laik beroperasi, dan yang bukan dijadikan terminal bantuan untuk musik selain Lebak bulus. Tidak boleh ada loket dan terminal bayangan, jika melanggar akan di stop operasi,” ujarnya.

(rachmi/sir)