Friday, 13 December 2019

Diangkat jadi CPNS, 91 Bidan di Indramayu Diminta Tingkatkan Pelayanan

Sabtu, 15 Juli 2017 — 1:20 WIB
Bupati Indramayu Hj.Anna Sophanah menyalami bidan CPNS

Bupati Indramayu Hj.Anna Sophanah menyalami bidan CPNS

INDRAMAYU (Pos Kota) – Impian 91 bidan yang selama ini berstatus sebagai pegawai tidak tetap (PPT) akhirnya kesampaian menjadi Pegawai Negeri Sipil setelah Bupati Indramayu Hj.Anna Sophanah menyerahkan Surat Keputusan Calon Pegawai Negeri Sipil (SK CPNS) untuk 91 orang bidan yang bertugas di Kabupaten Indramayu, Jawa barat Kamis (13/7).

Pemkab Indramayu terakhir menerima CPNS tahun 2014. Berarti sudah 3 tahun, Pemkab Indramayu tidak memperoleh tambahan alokasi formasi CPNS baru karena terganjal moratorium atau penghentian sementara penerimaan PNS.

“Keputusan pengangkatan CPNS telah sesuai dengan tahapan nota kesepahaman antara Sekjen Kementerian Kesehatan dengan Bupati Indramayu tentang pengadaan CPNS dari pegawai tidak tetap di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu,” katanya.

Selanjutnya bagi bidan yang telah jadi CPNS ini hendaknya lebih mengedepankan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat, bukan mengedepankan hak karena setiap PNS akan terikat aturan kepegawaian yang harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh.

“Perlu diperhatikan bahwa CPNS yang baik adalah pegawai negeri yang kepuasan kinerjanya tidak ditentukan dengan besaran penghasilan yang diterima, tetapi ditentukan oleh tingginya kepuasan pelayanan terhadap masyarakat,” tegas bupati.

Ia mengajak agar bidan yang diangkat CPNS itu lebih meningkatkan profesionalismenya, terutama dalam memberikan pelayanan yakni harus mengedepankan warga masyarakat yang tidak mampu, karena telah dijamin oleh pemerintah daerah dan pusat.

“Kemudian dalam bertugas harus memiliki komitmen bisa menekan angka kematian bayi dan ibu apalagi para bidan ini bertugas di desa-desa sebagai bidan desa sehingga paham dengan lingkungan sekitarnya,” katanya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Indramayu, Edi Mulyadi mengatakan, bidan yang diangkat ini akan diberikan masa percobaan paling lama 2 tahun.

“Penilaian ini bukan hanya pada kinerja sebagaimana diatur dalam PP Nomor 46 tahun 2011 tetapi juga tentang sikap, perilaku dan disiplin pegawai yang berlaku bagi CPNS sehingga belum ada jaminan pasti akan diangkat menjadi PNS, apabila dalam menjalani masa percobaan tersebut tidak menunjukan disiplin dan kinerja yang baik,” kata Edi. (taryani)