Monday, 14 October 2019

Istri Siri Tewas dengan Luka-luka Lebam di Tubuh

Rabu, 26 Juli 2017 — 18:28 WIB
iluswanita-300x236

BEKASI (Pos Kota)- Ibu rumah tangga ditemukan dengan kondisi luka lebam di sekujur tubuhnya di rumah kontrakannya di Kampung Bugel Salam Desa Serta Jaya, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Selasa (25/7/2017) malam. Rosida, (28), meninggal dunia saat dibawa warga ke rumah sakit terdekat.

Menurut warga, Selasa petang, mereka sempat mendengar suara gaduh atau keributan di rumah kontrakan korban. Beberapa jam kemudian, karena penasaran, warga selanjutnya mengetuk pintu rumah Rosida untuk mengeceknya.

Lantaran pintu rumah tak kunjung dibuka, warga mendobraknya.Warga terkejut saat mendapati korban telah tergeletak di ruang depan rumah kontrakan.

Warga langsung membawa korban ke Rumah Sakit Sentra Medika Pasir Gombong Cikarang Utara. Namun, setibanya di rumah sakit korban dinyatakan meninggal dunia. Diduga, korban meninggal dunia saat masih berada di rumah kontrakannya.

Oleh polisi jenazah Rosida dibawa ke RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur untuk keperluan penyelidikan.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi, AKBP Rizal Marito mengatakan, korban tewas karena mengalami luka lebam dan luka cakar di beberapa bagian tubuhnya.

Menurut AKBP Rizal, dikedua kelopak mata dan dagu serta punggung korban terdapat luka lebam. Sementara di kedua paha dan betisnya terdapat luka cakar yang cukup panjang.

“Kemungkinan korban dianiaya dengan tangan kosong dilihat dari luka yang dialaminya. Meski begitu, petugas masih mencari alat bukti lain untuk mengungkap pelakunya,” katanya.

Sampai saat ini, kata AKBP Rizal, polisi masih mendalami keterangan saksi-saksi dan mengolah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap identitas tersangka. Namun berdasarkan keterangan warga sekitar, korban merupakan istri siri, pria berinisial E.

Sampai Rabu siang polisi masih menggali keterangan E untuk mengungkap kematian istri sirinya. Apabila tertangkap, pelaku akan dijerat Pasal 351 ayat 3 tentang penganiayan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang dengan hukuman penjara hingga 10 tahun. (B)