Sunday, 13 October 2019

Penyuap Patrialis Dituntut 11 Tahun

Senin, 31 Juli 2017 — 21:02 WIB
Patrialis Akbar ditahan KPK (rihadin)

Patrialis Akbar ditahan KPK (rihadin)

JAKARTA (poskotanews.com) -Basuki Hariman terdakwa kasus penyuapan Hakim Mahkamah Konstitusi Patrialis AKbar dituntut 11 tahun penjara oleh jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Basuki juga dituntut membayar denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan.

Jaksa juga menuntut pegawai Basuki, Ng Fenny dengan hukuman 10,5 tahun. Selain itu juga dituntut membayar denda sebesar Rp250 juta atau kurungan 3 bulan. “Kami menuntut majelis hakim menyatakan terdakwa bersalah melakukan tindak pidana korupsi,” ujar jaksa KPK Lie Putra Setiawan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (31/7/2017).

Jaksa menyebutkan Basuki dan Fenny dinilai tidak jujur dan berbelit-belit dalam memberikan keterangan di pengadilan. Keduanya diduga memberikan uang sebesar 70.000 dollar AS, dan Rp 4 juta kepada Patrialis.

Uang yang telah diberikan kepada Patrialis merupakan bagian dari janji yang akan diberikan sebesar Rp2 miliar. Uang tersebut diberikan, menurut jaksa, agar Patrialis membantu memenangkan putusan perkara Nomor 129/PUU-XIII/2015 terkait uji materi atas Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan, yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK).(us)