Friday, 22 November 2019

Lima Cara Jitu Tingkatkan Stamina Saat Berhaji

Selasa, 1 Agustus 2017 — 9:06 WIB
Proses Tawaf butuhkan stamina tinggi.(ist)

Proses Tawaf butuhkan stamina tinggi.(ist)

BERHAJI tidak hanya semata menjalan tata cara haji dengan benar. Tapi yang utama,  memastikan tubuh tetap bugar selama perjalanan. Apalagi di tengah gempuran cuaca panas-yang saat ini melanda Mekkah dan Madinah.

Menjadi hal wajar, jika tubuh pun akhirnya “tidak kuat”, sementara daya imun menurun drastis. Belum lagi risiko berdesakan di sepanjang tempat ibadah.

Jangankan mereka yang sudah lanjut usia atau justru menderita penyakit seperti diabetes atau kolesterol tinggi, orang muda pun bisa tumbang, jika tidak memperhatikan kondisi tubuh!

Setidaknya ada 5 cara untuk meningkatkan stamina ketika haji dan umrah. Berikut adalah perinciannya.

  1. Menjaga Pola Makan dan Gaya Hidup

Persiapan keberangkatan memang kerap kali jadi tahap yang paling penting. Nah, sekitar tiga bulan sebelum berangkat haji, ada baiknya untuk menjaga pola makan dan gaya hidup.  Alih-alih mengonsumsi makanan berlemak, ada baiknya Anda menerapkan menu empat sehat lima sempurna serta banyak minum  air putih.

Adapun sangat disarankan untuk melakukan medical check up. Fungsinya, adalah untuk memastikan tubuh Anda benar-benar sehat untuk berangkat, atau justru sebaliknya.

Jika perlu lakukan vaksinasi dan berkonsultasi  dengan dokter, terutama jika Anda punya riwayat penyakit bawaan. Biasanya, dokter akan memberi saran apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan, agar kesehatan tetap terjaga ketika beribadah di Tanah Suci.

  1. Berolahraga

Tak harus berwujud olahraga berat, kebugaran tubuh  bisa dijaga dengan cara yang ringan, semisal joging, berenang, atau justru melakukan senam. Jangan sampai, Anda mudah terserang penyakit.

Nah, untuk mendapatkan hasil maksimal, bisa lengkapi  olahraga dengan konsumsi suplemen peningkat stamina. Bisa dibeli di apotek, atau justru menggunakan suplemen alami, seperti madu.

Biasakan diri berjalan kaki, kira-kira 2,5 kilometer setiap harinya. Fungsinya, adalah untuk “membiasakan” diri berjalan kaki, serta menunjang kesiapan fisik saat menjalani ibadah haji, yang berlangsung selama 40 hari.

3. Selama di Tanah Suci, Pastikan Anda Punya Cukup Makanan dan Istirahat

Bagi beberapa orang, beribadah ke Tanah Suci mungkin menjadi kesempatan sekali seumur hidup. Karenanya, wajar jika Anda ingin memanfaatkan waktu semaksimal mungkin untuk menjelajah setiap penjuru, menjajal aneka kuliner, hingga mengunjungi beragam toko wisata.

Apa pun yang Anda lakukan, tetap pastikan asupan makanan dan istirahat tubuh tercukupi. Paling penting, jangan biarkan kondisi tubuh Anda justru drop sebelum puncak ibadah haji berlangsung.

Untuk itu, Anda bisa menjaganya dengan menggunakan kesempatan beristirahat sebaik mungkin. Jika perlu, pilihlah tempat tidur yang lapang; tentu saja dengan asupan udara dan cahaya matahari yang mencukupi.

Karena  kondisi siang yang sangat panas, usahakan tubuh tetap terhidrasi. Hindari minuman berkafein atau justru soda dan pastikan rutin meminum air putih, setidaknya tiga hingga empat liter per hari. Adapun biasanya, beberapa tempat seperti Masjid Nabawi selalu menyediakan air zam-zam yang bisa Anda minum.

4. Minum Vitamin

Setiap kali Anda merasa tubuh kurang fit, jangan ragu meminum vitamin. Jika perlu, perbanyaklah konsumsinya untuk menghindarkan tubuh dari risiko drop lantaran perubahan cuaca. Anda Bisa membawa vitamin C yang tersedia di banyak apotek, atau justru mengonsumsi madu atau jeruk nipis.

Adapun selama perjalanan haji,  tak ada salahnya untuk menyediakan beberapa obat sederhana, seperti obat antimabuk, antialergi, diare, flu, dsb. Obat-obat ini mungkin saja akan sangat bermanfaat, terutama jika suatu saat Anda atau justru jemaah lain mengalami beberapa keluhan.

5. Mencari Pos Pelayanan Kesehatan Haji Indonesia.

Saat tiba di tanah suci , carilah Pos Pelayanan dan Kesehatan Haji Indonesia. Catatlah nomor telepon yang bisa dihubungi dalam keadaan darurat. Bisa juga cari nomor telepon rumah sakit terdekat.
Ini semua akan bermanfaat jika Anda atau kelompok haji  Anda ada yang mengalami sakit atau masalah lain.

Nah ke-lima cara jitu meningkatkan stamina di atas ini  bisa Anda jadikan panduan untuk menjalan  ibadah haji dengan lebih baik. Semoga menjadi Haji Mabrur.(Tri)