Saturday, 14 December 2019

Atasi Kemacetan, Empat Ruas Jalan di Depok Harus Diperlebar

Rabu, 2 Agustus 2017 — 6:06 WIB
Kondisi badan Jalan Raya Muchtar, Sawangan yang terus ditambah hotmik bukan dilebarkan. (anton)

Kondisi badan Jalan Raya Muchtar, Sawangan yang terus ditambah hotmik bukan dilebarkan. (anton)

DEPOK (Pos Kota) – Warga Kota Depok mendesak pemerintah pusat merealisasikan janji Kementerian PUPR sejak tahun 2015 untuk memperlebar empat ruas jalan utama sebagai salah satu solusi kemacetan serta kesemrawutan selama ini terjadi. Terlebih dengan adanya uji coba sistem satu arah (SSA) kemacetan semakin parah.

“Hampir seluruh jalan penghubung menuju pusat Kota Depok terjadi penumpukan dan kemacetan kendaraan sedangkan pelebaran jalan yang dijanjikan dua tahun lalu sampai saat ini tidak pernah ada kelanjutan,” ujar Herman, warga Perumahan Maharaja, Depok, Selasa (1/8).

Menurut dia, yang mengherankan malah penambalan Jalan Raya Muhtar terus dilakukan pihak Provinsi Jawa Barat. Mmemang Jalan Raya Muchtar, Jalan Raya Nusantara, Jalan Raya Dewi Sartika, Jalan Raya Sawangan dan Jalan Raya Arief Rachman Hakim menjadi kewenangan pemerintah pusat sehingga Pemkot Depok tidak dapat berbuat apa-apa.

“Dana untuk penambalan hotmik seharusnya dapat dicicil untuk membebaskan lahan memperlebar badan jalan kalau hanya untuk nambal hotmik kapan jalan tersebut mau dilebarkan,” tanyanya.

Manto, Kepala DPUPR Kota Depok , mengakui pihaknya memang terus mendorong dan menagih pihak Kementerian PUPR untuk merealisasi pelebaran empat jalan utama dari sebelumnya atau sekarang 15 Right Of Way (ROW) menjadi 24 ROW sesuai dengan Detail Enginering Desing (DED) yang dibuat tahun 2016 lalu terlebih statusnya jalan itu milik pemerintah pusat dan provinsi antara lain Jalan Raya Nusantara, Jalan Raya Sawangan, Jalan Raya Muchtar dan Jakan Raya Sawangan arah Ciputat.

“Kami tetap akan mendorong dan menanyakan ke Kementerian PUPR agar dapat melebarkan jalan yang akan menelan anggaran kurang lebih Rp 1,9 triliun tersebut,” tuturnya. (anton)