Friday, 06 December 2019

Pemotor Remuk Terlindas Truk Angkut Garam

Kamis, 10 Agustus 2017 — 11:47 WIB
Supir dump truk, kaos biru diruang unit lakalnatas.

Supir dump truk, kaos biru diruang unit lakalnatas.

SERANG (Pos Kota) – Seorang pengendara motor Honda Supra Fit A 3218 G tewas mengenaskan terlindas dump truk mengangkut garam di Jalan raya Serang – Jakarta, Kelurahan Kalodran, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Kamis (10/8/2018).

Belakangan diketahui korban bernama Amin Lukman, 46, warga Kampung Pakuncen, Kelurahan Kalodran, Kecamatan Walantaka, Kota Serang.

Diperoleh keterangan, musibah kecelakaan terjadi berawal ketika korban yang mengendarai Supra Fit ini yang meluncur dari arah Jakarta berniat menyalip kendaraan tak diketahui identitasnya yang berada didepannya. Diduga kurang antisipasi, pada saat menyalip, bagian kendaraan korban membentur bagian badan dump truk yang mengakibatkan motor yang ditumpangi korban oleng.

Karena motor tak dapat dikendalikan, korban bersama kendaraanya jatuh ke sisi kanan jalan. Naas dari berlawanan muncul kendaraan dump truk L 8356 UU yang dikemudikan Supriyanto, 37. Karena jarak yang begitu dekat, supir dump truk warga Lamongan, Jawa tenga ini tidak bisa menghindari kecelakaan dan melindas tubuh korban yang tergeletak di tengah jalan. Karena luka-lukanya yang begitu parah, korban tewas dilokasi kejadian.
Warga yang melihat kejadian tersebut segera berdatangan untuk membantu korban serta mengamankan dump truk. Warga lainnya kemudian melaporkan kecelakaan tersebut ke Unit Lakalantas Polres Serang Kota. Setiba dilokasi, mayat korban dilarikan ke RSUD dr Drajat Prawiranegara sedangkan supir dan kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan ke Mapolres Serang.

Terkait penyebab kecelakaan, Brigadir Doni Rukmada yang ditemui di lokasi kejadian mengatakan penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan. Namun kata Doni, kecelakaan diduga karena pengendara motor kurang antisipasi saat mendahului kendaraan didepannya.

“Masih penyelidikan namun diduga karena pengendara motor kurang antisipasi,” kata Doni.

(haryono/sir)